BeritaTrend.id|- LAMPUNG TENGAH — Reses anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Munir Abdul Haris, di 12 titik Kabupaten Lampung Tengah tak hanya menjadi ajang menyerap aspirasi.
Dalam kegiatan tersebut, warga juga mendapat kabar tentang alokasi anggaran pembangunan hingga berbagai bantuan sosial dan pendidikan.
Reses berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 dan dilanjutkan pada 18–21 Agustus 2026. Sebanyak 12 kampung menjadi lokasi kunjungan, mulai dari Sendangmulyo, Dono Arum,
Sendang Asih, Sendang Retno, Sendangagung, Nyukangharjo, Padang Rejo, Payung Batu, Payung Makmur, Sendangmukti, Sendang Baru, hingga Tawang Negeri.
Salah satu poin yang disampaikan Munir adalah alokasi anggaran Rp304 miliar untuk memperbaiki delapan ruas jalan provinsi di Lampung Tengah pada Tahun Anggaran 2026.
Menurut Munir, anggaran tersebut menjadi alokasi terbesar dibandingkan kabupaten/kota lain di Lampung.
Nilainya merupakan bagian dari total anggaran perbaikan jalan provinsi dalam APBD 2026 yang mencapai sekitar Rp1,23 triliun.
“Ini merupakan porsi terbesar dibandingkan 14 kabupaten/kota lainnya se-Provinsi Lampung,” kata Munir, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Selain pembangunan infrastruktur, Munir menyerahkan sejumlah bantuan untuk kegiatan masyarakat.
Di antaranya bantuan Karang Taruna Cup Sendangagung Rp10 juta, semen untuk Dusun 1 dan Dusun 4 Sendangmulyo masing-masing 100 sak, bantuan Gebyar Sholawat Rp5 juta, sunatan massal Rp5 juta, serta kompetisi bola voli Rp5 juta.
Bantuan lain diberikan untuk kegiatan jalan sehat, komunitas senam PROLANIS, Karang Taruna Cup Desa Srimulyo, hingga pembangunan Balai Kampung Sridadi.
Munir juga menyerahkan 500 bibit Alpukat Siger untuk warga Kampung Sendangmulyo melalui kerja sama dengan anggota DPRD Lampung Tengah, H. Ujang Mahmud.
Perhatian terhadap sektor pendidikan juga menjadi bagian dari agenda reses. Munir mengupayakan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi sejumlah mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Beberapa nama yang telah diproses antara lain Halwa Najwa Thoha untuk S1 Kebidanan, Amru Fernando untuk S1 Manajemen, Saskia Febria Ananda untuk S1 Teknik Industri, dan Alif Fajril Mubarok untuk S1 Teknik Mesin.
Sejumlah penerima lainnya juga tengah diupayakan mendapatkan bantuan pendidikan, sementara 19 calon penerima masih berada dalam tahap proses.
Munir menegaskan, reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota legislatif kepada seluruh masyarakat, bukan hanya kepada konstituen yang memberikan suara.
“Tidak ada sekat antara yang memilih dan yang tidak memilih. Semuanya adalah rakyat Lampung Tengah yang wajib diperjuangkan,” ujarnya.




