Daerah  

GATRA Ultimatum Satpol PP Tangerang, Aksi Warga Mengancam

BeritaTrend.id|- KOTA TANGERANG – Perkumpulan Garda Aktif Tangerang Raya (GATRA) mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang segera menindak bangunan yang diduga berdiri tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Organisasi tersebut mengancam menggelar aksi warga jika laporan pelanggaran tak kunjung ditindaklanjuti.

Ketua GATRA, Subarna, mengatakan aduan masyarakat terkait bangunan tanpa PBG terus bertambah.

Namun, menurut dia, penanganan di lapangan belum menunjukkan hasil maksimal.

Sejumlah bangunan yang dilaporkan masih beroperasi, bahkan disebut terus mengalami perluasan.

“Kami beri waktu kepada Satpol PP untuk menindaklanjuti aduan warga. Jika diabaikan, kami akan mengajak masyarakat turun ke jalan,” ujar Subarna dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

GATRA juga berencana melayangkan surat resmi kepada Wali Kota Tangerang dan DPRD Kota Tangerang.

Langkah tersebut ditempuh untuk mendorong evaluasi penegakan peraturan daerah yang dinilai belum berjalan optimal.

Subarna menilai minimnya respons terhadap laporan warga berpotensi menggerus kepercayaan publik.

Ia mengaku upaya meminta klarifikasi melalui komunikasi maupun kunjungan langsung ke kantor Satpol PP belum memperoleh jawaban yang memadai.

Ia turut menyoroti Hendra dari bidang penegakan hukum dan peraturan daerah serta Teguh selaku Kepala Satpol PP Kota Tangerang yang, menurut keterangannya, belum memberikan tanggapan atas persoalan tersebut.

Bagi GATRA, persoalan bangunan tanpa PBG tidak semata berkaitan dengan administrasi perizinan.

Penegakan aturan dinilai penting untuk menjamin keselamatan masyarakat, menjaga ketertiban tata ruang, serta memberikan kepastian hukum.

GATRA pun meminta Satpol PP segera memberikan kejelasan atas laporan warga dan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga ada tindak lanjut yang jelas, ancaman aksi terbuka menjadi bentuk tekanan agar dugaan pelanggaran tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah.

Catatan redaksi: Pernyataan mengenai dugaan pelanggaran dan respons Satpol PP dalam berita ini bersumber dari keterangan GATRA.

Konfirmasi dari pihak Satpol PP belum tercantum dalam bahan berita.