Nusron Ajak NU Aceh Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

BeritaTrend.id|- BANDA ACEH – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengajak jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Aceh mempercepat sertifikasi tanah wakaf guna memperkuat kepastian hukum aset umat.

Ajakan itu disampaikan Nusron saat bersilaturahmi dengan pengurus NU di Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Ia meminta Kantor Wilayah BPN Aceh dan seluruh kantor pertanahan mempererat kolaborasi dengan organisasi keagamaan, termasuk MUI, Muhammadiyah, Al Washliyah, Perti, dan Dewan Masjid Indonesia.

Menurut Nusron, percepatan sertifikasi diperlukan agar seluruh aset wakaf, termasuk masjid, musala, dan dayah, memiliki perlindungan hukum sehingga terhindar dari potensi sengketa maupun persoalan saat terjadi pembangunan di masa mendatang.

Data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) menunjukkan Aceh memiliki 18.520 bidang tanah wakaf.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.360 bidang atau 77,53 persen telah bersertifikat, menjadikan Aceh sebagai provinsi dengan tingkat sertifikasi tanah wakaf tertinggi kedua di Indonesia.

Meski demikian, Nusron menilai masih banyak aset wakaf yang belum masuk dalam basis data SIWAK.

Karena itu, ia mendorong pendataan secara menyeluruh agar seluruh tanah wakaf dapat segera diproses sertifikasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Nusron yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengungkapkan bahwa MUI telah menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah bagi guru dayah dan marbot masjid yang terdampak bencana di Aceh.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemulihan masyarakat sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan di daerah.

Kunjungan kerja Nusron ke Aceh turut didampingi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol ATR/BPN Achmad, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh Arinaldi.