banner 728x90

Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Lebak

BeritaTrend.id|- Lebak, Banten – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari capaian pembangunan infrastruktur Polri di berbagai daerah.

Dalam kesempatan yang sama, turut diresmikan 3.395 jembatan hasil pembangunan TNI-Polri serta 3.000 sumber air bersih oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kapolri mengatakan Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda.

Sebanyak 874 jembatan telah rampung, sementara 17 masih dikerjakan dan empat lainnya dalam tahap perencanaan.

Dari 874 jembatan yang selesai, total panjangnya mencapai sekitar 19,2 kilometer.

Infrastruktur tersebut menghubungkan 1.314 desa dan diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 2 juta masyarakat, termasuk pelajar, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM hingga masyarakat umum.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” kata Listyo Sigit.

Menurut dia, keberadaan jembatan bukan hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses distribusi hasil pertanian dan perdagangan serta mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru di kawasan perdesaan.

Banten Jadi Wilayah dengan Jembatan Terbanyak

Khusus di Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar tiga kilometer.

Jembatan tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa.

Capaian itu menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.

Sementara itu, pembangunan serupa dilakukan di Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Riau 110 jembatan, Jawa Tengah 86 jembatan, dan Sumatera Selatan 81 jembatan.

Jembatan di Desa Bayah Barat yang menjadi lokasi peresmian menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari.

Infrastruktur tersebut diperkirakan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 8.000 warga.

Selain pembangunan reguler, Polri juga mengerjakan 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera.

Enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, masing-masing empat unit di Aceh dan dua unit di Sumatera Barat.

Kapolri menegaskan pembangunan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan.

“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat,” ujar Listyo Sigit.