Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Tembus Rp73 Ribu, Daging Sapi Rp143 Ribu, Beras Premium Rp15 Ribu per Kg

BeritaTrend.id|- Senen, (14/09/26). – JAKARTA — Harga sejumlah bahan pangan nasional masih menjadi perhatian masyarakat.

Dalam daftar harga terbaru, cabai rawit merah tercatat mencapai Rp73.445 per kilogram, sementara harga daging sapi paha belakang menembus Rp143.355 per kilogram.

Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan, harga bahan pokok menjadi salah satu indikator yang paling cepat dirasakan di tingkat rumah tangga.

Beras, minyak goreng, gula, telur, daging hingga bumbu dapur memiliki peran langsung terhadap pengeluaran sehari-hari.

Data harga pangan nasional menunjukkan harga beras premium berada di level Rp15.652 per kilogram.

Sementara beras medium tercatat Rp14.008 per kilogram.

Selisih harga beras premium dan medium mencapai Rp1.644 per kilogram. Jika pembelian dilakukan dalam jumlah besar, perbedaan tersebut tentu ikut mempengaruhi anggaran belanja rumah tangga.

Cabai Rawit Rp73 Ribu, Paling Tinggi di Kelompok Cabai

Perhatian juga tertuju pada harga cabai. Cabai rawit merah mencapai Rp73.445 per kilogram, menjadi yang tertinggi dibandingkan jenis cabai lainnya dalam daftar tersebut.

Harga cabai merah keriting tercatat Rp50.345 per kilogram.

Sedangkan cabai merah besar berada di angka Rp46.721 per kilogram.

Dengan demikian, terdapat perbedaan lebih dari Rp26 ribu antara harga cabai rawit merah dan cabai merah besar.

Bagi konsumen, perbedaan harga ini cukup berarti, terutama bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai dalam jumlah besar setiap hari.

Daging Sapi Tembus Rp143 Ribu per Kilogram

Komoditas lain yang memiliki harga cukup tinggi adalah daging sapi.

Daging sapi paha belakang tercatat Rp143.355 per kilogram.

Angka ini menjadi salah satu harga tertinggi dalam daftar komoditas pangan yang tersedia.

Sebagai perbandingan, harga daging ayam ras berada di Rp40.902 per kilogram, sedangkan telur ayam ras Rp26.853 per kilogram.

Jarak harga antara daging sapi dan ayam ras mencapai lebih dari Rp100 ribu per kilogram.

Kondisi tersebut membuat ayam dan telur menjadi pilihan yang relatif lebih murah bagi masyarakat yang tetap ingin memenuhi kebutuhan protein dengan anggaran terbatas.

Minyakita Rp15.860 per Liter

Pada komoditas minyak goreng, harga juga menunjukkan perbedaan berdasarkan jenis produk.

Minyak goreng sawit kemasan premium tercatat Rp22.553 per liter.

Sementara minyak goreng sawit curah berada pada Rp19.525 per liter.

Adapun Minyakita tercatat Rp15.860 per liter.

Perbedaan harga tersebut memperlihatkan adanya rentang harga lebih dari Rp6.000 per liter antara minyak goreng sawit kemasan premium dan Minyakita.

Minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang cukup penting dalam belanja rumah tangga karena penggunaannya sangat luas, mulai dari memasak sehari-hari hingga kebutuhan usaha makanan.

Gula Pasir Rp18.307 per Kilogram

Harga gula pasir curah tercatat Rp18.307 per kilogram.

Komoditas ini bersama beras dan minyak goreng menjadi bagian penting dari kebutuhan dapur masyarakat.

Perubahan harga gula juga dapat berpengaruh terhadap biaya produksi makanan dan minuman, terutama bagi pelaku usaha kecil.

Sementara itu, harga tepung terigu tercatat Rp12.539 per kilogram dan kedelai impor Rp13.720 per kilogram.

Kedelai memiliki posisi penting dalam rantai pangan karena menjadi bahan baku berbagai produk, termasuk tahu dan tempe.

Bawang Merah dan Bawang Putih Ikut di Atas Rp30 Ribu

Harga bumbu dapur juga tidak bisa diabaikan.

Bawang merah tercatat Rp32.847 per kilogram, sedangkan bawang putih Honan Rp35.284 per kilogram.

Jika digabungkan dengan harga cabai, biaya untuk sejumlah bahan dasar bumbu dapat menjadi bagian yang cukup besar dari pengeluaran belanja.

Bagi pedagang makanan dan rumah makan, perubahan harga komoditas tersebut bahkan dapat berpengaruh terhadap biaya operasional dan penentuan harga jual.

Berikut Daftar Harga Pangan Nasional Terbaru

Berikut sejumlah harga pangan yang tercantum dalam data nasional:

KomoditasHarga
Beras MediumRp14.008/kg
Beras PremiumRp15.652/kg
Beras SPHP BulogTidak tercantum
Gula Pasir CurahRp18.307/kg
Minyak Goreng Sawit Kemasan PremiumRp22.553/liter
Minyak Goreng Sawit CurahRp19.525/liter
MinyakitaRp15.860/liter
Daging Sapi Paha BelakangRp143.355/kg
Daging Ayam RasRp40.902/kg
Telur Ayam RasRp26.853/kg
Tepung TeriguRp12.539/kg
Kedelai ImporRp13.720/kg
Cabai Merah KeritingRp50.345/kg
Cabai Rawit MerahRp73.445/kg
Cabai Merah BesarRp46.721/kg
Bawang MerahRp32.847/kg
Bawang Putih HonanRp35.284/kg

Harga Nasional Bukan Berarti Sama di Setiap Pasar

Angka tersebut merupakan gambaran harga secara nasional.

Konsumen di setiap daerah tetap dapat menemukan harga yang berbeda karena kondisi pasokan, distribusi, permintaan, dan karakteristik pasar masing-masing wilayah.

Mulai Februari 2026, penyajian harga nasional menggunakan Indikator Harga Nasional Tertimbang (HNT) yang bersumber dari 514 kabupaten/kota dengan menggunakan bobot konsumsi SBH 2022 BPS.

Data tersebut juga dibagi berdasarkan wilayah.

Region A mencakup Jawa, Sulawesi, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, dan NTB.

Region B meliputi Sumatera lainnya, Kalimantan, dan NTT.

Sedangkan Region C mencakup Maluku dan Papua.

Karena itu, harga yang tercantum sebagai angka nasional sebaiknya digunakan sebagai gambaran umum, bukan patokan mutlak harga di pasar tertentu.

Belanja Dapur Masyarakat Masih Jadi Perhatian

Harga pangan memiliki hubungan langsung dengan pengeluaran masyarakat.

Ketika harga komoditas seperti cabai, daging, beras atau minyak goreng berubah, dampaknya dapat segera terasa pada anggaran belanja.

Dari daftar tersebut, cabai rawit merah Rp73.445 per kilogram menjadi salah satu angka yang paling mencolok.

Di sisi lain, daging sapi paha belakang Rp143.355 per kilogram menjadi komoditas dengan harga tertinggi dalam daftar.

Sementara itu, harga beras masih berada pada kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram, tergantung jenisnya.

Perkembangan harga sejumlah bahan pangan ini menjadi penting untuk terus dipantau, terutama menjelang periode ketika permintaan masyarakat biasanya meningkat. Bagi konsumen, mengetahui harga terbaru dapat membantu mengatur belanja dan menentukan komoditas yang menjadi prioritas.