Daerah  

Tangsel Rintis Pramuka Prasiaga, Tanamkan Karakter Sejak TK

BeritaTrend.id|- TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak menyia-nyiakan momentum pembukaan Bulan Bakti Pramuka 2026 untuk mendorong pembinaan karakter sejak usia dini.

Salah satu terobosan yang mulai digulirkan tahun ini adalah program Pramuka Prasiaga, khusus menyasar anak-anak usia taman kanak-kanak (TK).

Program ini diperkenalkan dalam acara yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Sabtu (1/8/2026).

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk melepas kontingen Tangsel yang akan berlaga di Jambore Nasional Cibubur.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, kehadiran Pramuka Prasiaga bukan sekadar program baru, melainkan amanat langsung dari Undang-Undang Kepramukaan.

Sejumlah TK binaan disebut sudah mulai menjalankan program ini, dan ke depan cakupannya akan diperluas ke sekolah-sekolah lain.

“Pramuka Prasiaga ini amanat dari Undang-Undang Kepramukaan, dan Tangsel mulai merintis tahun ini. Jadi sudah ada beberapa TK binaan yang aktif, dan nanti akan kita perluas lagi ke TK-TK yang lain,” kata Benyamin.

Menanam Karakter Sejak Dini
Benyamin meyakini pendidikan karakter semestinya tidak menunggu anak beranjak besar.

Lewat Pramuka Prasiaga, anak-anak diajak bermain sambil belajar—mengenal disiplin, kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Ini kegiatan yang sangat strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan sejak dini. Kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong kepada anak-anak sejak mereka masih di bangku TK,” ujarnya.

Kontingen Tangsel Menuju Cibubur
Selain merintis Prasiaga, Pemkot Tangsel juga secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur.

Benyamin berpesan agar para peserta tampil maksimal dan mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan di ajang tersebut.

“Saya berharap anak-anak bisa menunjukkan penampilan terbaik dan meraih prestasi di Jambore Nasional,” tuturnya.

Bukan Sekadar Seremoni Tahunan
Benyamin menegaskan, Bulan Bakti Pramuka memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin tahunan.

Menurutnya, rangkaian kegiatan sosial di dalamnya merupakan pengejawantahan nyata dari Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

“Melalui Bulan Bakti Pramuka dan kehadiran Prasiaga, kita menanamkan benih karakter, cinta lingkungan, kesadaran hidup, dan kepedulian sosial sejak dini. Mereka adalah cikal bakal generasi unggul yang akan meneruskan cita-cita bangsa,” katanya.

Ke depan, ia berharap kegiatan kepramukaan bisa lebih diminati anak-anak dan remaja bukan karena kewajiban sekolah, melainkan tumbuh dari kesadaran pribadi.

Untuk itu, ia mendorong agar kemasan kegiatan Pramuka terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
“Harapan saya, kegiatan Pramuka diikuti karena kesadaran.

Karena itu, kegiatannya harus menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman,” pungkas Benyamin.

(Faisol.S.Ag)*