Dave Laksono: Efisiensi Anggaran Pertahanan Harus Tetap Jaga Kesiapan TNI

BeritaTrend.id|JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi anggaran pertahanan merupakan penegasan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus berpihak pada kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Dave, langkah efisiensi belanja negara bertujuan memastikan setiap alokasi anggaran memberikan manfaat maksimal, termasuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan.

Namun, ia mengingatkan sektor pertahanan memiliki karakter strategis sehingga penyesuaian anggaran harus dilakukan secara terukur dan berdasarkan perencanaan yang matang.

“Efisiensi penting, tetapi tidak boleh mengurangi kesiapan operasional, profesionalisme prajurit, maupun keberlanjutan pembangunan kekuatan pertahanan nasional,” ujar Dave, Sabtu (18/7/2026).

Ia menegaskan Komisi I DPR akan menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan anggaran secara konstruktif agar tercipta keseimbangan antara penguatan sistem pertahanan dan prioritas pembangunan nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan penghematan anggaran, termasuk membuka kemungkinan pengurangan anggaran pertahanan dan kepolisian apabila diperlukan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta kesiapan jajaran TNI dan Polri apabila anggaran institusinya dikurangi demi kepentingan rakyat.