banner 728x90
Daerah  

Beasiswa Magang Taiwan untuk Lulusan SMA/SMK Tangsel Tanpa Biaya Awal

BeritaTrend.id|- TANGSEL – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan memperkenalkan Program Beasiswa Magang ke Taiwan bagi lulusan SMA dan SMK.

Program ini ditujukan untuk membuka akses pendidikan sekaligus peluang kerja bagi masyarakat yang ingin meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Sosialisasi program digelar di Gedung Blandongan Lantai 4, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ketua Kadin Kota Tangerang Selatan, Marhadi, mengatakan program tersebut salah satunya dirancang untuk membantu menekan angka pengangguran di Tangsel.

Menurut dia, peserta tidak dibebani biaya pada tahap awal.

Biaya kuliah tetap ada, tetapi pembayarannya dapat dilakukan secara bertahap setelah peserta bekerja.

Selama 100 hari pertama, peserta akan menjalani perkuliahan di Indonesia sebelum mengikuti tahapan berikutnya dalam program magang ke Taiwan.

Dibekali Bahasa hingga Kesiapan Mental

Program pelatihan mencakup dua semester. Peserta akan mendapat materi mengenai sikap dan etika, bahasa Inggris, serta bahasa Mandarin.

Marhadi menjelaskan, pelatihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi.

Kadin ingin memastikan peserta memiliki kemampuan dan kesiapan yang cukup sebelum berangkat ke Taiwan.

“Kami ingin memastikan mereka siap. Mereka masih pemula, sehingga mental dan kemampuan mereka juga harus dipersiapkan,” kata Marhadi.

Ia juga meminta keluarga peserta tidak khawatir terhadap berbagai isu mengenai pekerja ilegal.

Kadin, kata dia, bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memberikan pendampingan dan menjadi penjamin bagi peserta selama mengikuti program.

Menyasar Keluarga yang Ingin Mengubah Nasib

Marhadi menegaskan program ini tidak ditujukan bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial besar.

Justru, Kadin mencari lulusan SMA/SMK yang memiliki kemauan belajar, bekerja, dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

“Kami mencari anak-anak yang punya motivasi untuk maju dan mengubah nasib,” ujarnya.

Dia berharap Program Beasiswa Magang ke Taiwan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat dari kalangan ekonomi bawah.

“Selama saya masih hidup dan masih dapat, kita jalan terus,” kata Marhadi.

Dihadiri Sejumlah Perwakilan

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Dr. Budi Mulia, M.Pd., Ketua APGAPI Tangsel, serta Deasy Widiantie, S.H., M.H., dari Tim Sosialisasi STIH IBLAM.

Kegiatan juga diikuti peserta sosialisasi dari unsur MoU Hikari, STIH IBLAM, dan Universitas Salakanagara.

Program tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi lulusan SMA dan SMK di Tangerang Selatan untuk memperoleh akses pendidikan, pelatihan, sekaligus pengalaman kerja internasional.