banner 728x90

Momen Langka! PPNK Angkatan 73 Lemhannas Ditutup Bertepatan HUT ke-81 RI, 100 Peserta Resmi Jadi Alumni IKAL

BeritaTrend.id|JAKARTA — Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi menutup Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Acara penutupan digelar di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, dan diikuti 100 peserta yang berasal dari kalangan birokrat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, TNI, hingga Polri.

Program yang mengangkat tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita, Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045” ini dirancang sebagai ruang penguatan wawasan kebangsaan sekaligus pemahaman terhadap tantangan ketahanan nasional di tengah dinamika global yang terus bergerak cepat.

Gubernur Lemhannas: Jangan Berhenti pada Teori

Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan bahwa ilmu yang didapat peserta selama pendidikan tidak boleh berhenti sebagai pengetahuan semata.

Ia meminta para alumni PPNK tampil sebagai teladan dan agen perubahan yang menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam pekerjaan, profesi, maupun kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Momentum Istimewa Berbarengan HUT ke-81 RI

Salah satu peserta, Megy Aidillova, ST, mengungkapkan bahwa PPNK Angkatan 73 punya kesan tersendiri karena berlangsung bersamaan dengan puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Momen itu dirayakan lewat upacara bersama jajaran pimpinan Lemhannas RI, sebuah pengalaman yang menurutnya jarang terulang.

Selama pendidikan berlangsung, kata Megy, peserta tidak hanya menyerap materi dari narasumber, panelis, pimpinan, dan instruktur, tetapi juga aktif bertukar pengalaman antarkelompok.

Sejumlah isu strategis turut dikupas tuntas, mulai dari perubahan geopolitik, ketahanan nasional, pemberdayaan sumber daya manusia, sampai pentingnya etika dan integritas dalam penyelenggaraan negara.

Di antara rangkaian kegiatan, sesi outbound dan api unggun disebut Megy sebagai pengalaman paling berkesan karena berhasil mempererat solidaritas dan soliditas antarpeserta.

Empat Konsensus Dasar Bangsa Jadi Kunci

Bagi Megy, esensi PPNK bukan sekadar memahami empat konsensus dasar bangsa, melainkan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Sertifikat, PIN, hingga Bergabung ke IKAL

Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan menerima sertifikat bertanda tangan Gubernur Lemhannas RI, sekaligus PIN Lemhannas RI yang disematkan secara simbolis dalam acara penutupan.

Seluruh 100 peserta Angkatan 73 selanjutnya akan tergabung dalam Ikatan Alumni Lemhannas RI (IKAL), membawa bekal semangat kemandirian, integritas, dan ketahanan nasional ke lingkungan pengabdian masing-masing.