BeritaTrend.id|- BANDAR LAMPUNG — Anggota DPR RI Komisi X, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., mendorong pelaku UMKM di Lampung memperkuat kemampuan pemasaran digital sekaligus membangun manajemen usaha yang sehat agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.
Pesan tersebut disampaikan Kadafi saat membuka Bimbingan Teknis UMKM bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Bandar Lampung, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat.”
Pelatihan digelar di dua lokasi dengan fokus berbeda.
Di Hotel Golden Tulip, peserta mendapatkan materi Digital Marketing untuk UMKM, khususnya strategi mempromosikan dan menjual produk melalui berbagai kanal digital.
Sementara di Hotel Horison, peserta mengikuti Pelatihan Manajemen UMKM yang membahas pengelolaan keuangan, operasional, hingga strategi pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Kadafi menilai kedua kemampuan tersebut harus berjalan beriringan. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi digital akan membuka akses pasar yang lebih besar, tetapi perlu ditopang pengelolaan bisnis yang tertata.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Produk unggulan Lampung harus mampu ditemukan, dikenal, dan dibeli oleh siapa saja, di mana saja,” ujar Kadafi.
Ia menambahkan, peningkatan pemasaran harus diikuti manajemen usaha yang rapi agar pertumbuhan UMKM tidak hanya cepat, tetapi juga sehat dan berkelanjutan.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum PWDPI sekaligus Pembina UMKM Merah Putih PWDPI, M. Nurullah RS.
Ia menilai pembagian pelatihan di dua lokasi memberikan bekal yang saling melengkapi bagi pelaku usaha.
“Pemasaran digital adalah jembatan yang menghubungkan produk lokal dengan pasar seluas dunia. Sementara manajemen yang baik adalah fondasi agar usaha terus tumbuh sehat dan tidak mudah goyah,” kata Nurullah.
Ia berharap program peningkatan kapasitas UMKM dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Lampung maupun daerah lainnya.
Nurullah juga menegaskan kesiapan PWDPI mendukung pelaku UMKM dan koperasi melalui jaringan organisasinya yang telah tersebar di 30 provinsi dan lebih dari 1.200 media group.
Menurutnya, dukungan media dapat menjadi salah satu kekuatan untuk membantu memperkenalkan produk UMKM kepada pasar yang lebih luas.





