BeritaTrend.id|– TANGERANG SELATAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan kurban bersama dan santunan bagi 100 anak yatim di SMPN 23 Kota Tangerang Selatan, Jumat, 29 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk “Berkurban untuk Berbagi, Berkah untuk Semua” itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Dindikbud Tangsel H. Deden Deni, Wakil Ketua III BAZNAS Tangsel H. Tarjuni, Kabid I BAZNAS H. Supriadi, serta Ketua Panitia H. Satiyan.
Kepala Dindikbud Tangsel H. Deden Deni mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi simbol kepedulian bersama terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan.
“Yang terpenting bukan besar kecil bantuannya, tetapi kepedulian dan perhatian bersama untuk masyarakat dan pendidikan,” kata Deden dalam sambutannya.
Menurut dia, dunia pendidikan di Tangerang Selatan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kebutuhan sarana, pembiayaan pendidikan, hingga dukungan terhadap peserta didik yang belum sepenuhnya terpenuhi.
Ia menyebut, pemerintah saat ini mengelola 157 SD Negeri dan 24 SMP Negeri yang memiliki beragam persoalan dan membutuhkan dukungan bersama.
Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangsel H. Tarjuni menilai kegiatan sedekah daging kurban tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak-anak.
“Kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk belajar berbagi dan menumbuhkan rasa peduli sejak dini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, BAZNAS Tangsel juga mendorong penguatan Program Sahabat Donasi di sekolah tingkat SD dan SMP.
Program tersebut ditujukan membantu kebutuhan siswa, seperti seragam, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan pendidikan lainnya.
BAZNAS berharap sinergi bersama Dindikbud Tangsel dapat mempermudah pendataan siswa yang membutuhkan sehingga bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Ketua Panitia H. Satiyan mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan kurban bersama dan santunan anak yatim dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas sosial dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.
(FAISOL.S.Ag).*




