CETAR Tekan Tawuran, Polres Tangsel Digganjar Penghargaan

BeritaTrend.id|Tangerang Selatan — Mengawali tahun 2026, Polres Tangerang Selatan kembali mencatatkan prestasi.

Gubernur Banten Andra Soni memberikan penghargaan atas keberhasilan Program Cegah Tawuran Antar Pelajar (CETAR) dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terpadu yang dinilai efektif menekan angka tawuran dan gangguan kamtibmas.

Penghargaan diserahkan langsung kepada Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D.H. Inkiriwang di Aula Guyub Polres Tangsel, Senin (5/1/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Wakapolres Tangsel, serta jajaran pejabat utama Polres dan para Kapolsek.

Dalam sambutannya, Andra Soni menyampaikan apresiasi terhadap inovasi Polres Tangsel yang dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Banten, khususnya dalam pembinaan pelajar tingkat SMA dan SMK.

“Alhamdulillah, angka tawuran menurun. Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas Program CETAR dan Siskamling Terpadu Polres Tangerang Selatan,” ujar Andra Soni.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas promosi jabatan AKBP Victor Inkiriwang yang akan mengemban tugas baru di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel menjelaskan bahwa Program CETAR dijalankan melalui pendekatan kolaboratif lima pilar, yakni Polri, TNI, pemerintah daerah, akademisi, dan media.

Program ini difokuskan pada pembinaan dan penyuluhan langsung ke sekolah-sekolah.

“Hingga saat ini telah terlaksana 6.225 kegiatan pembinaan dan berhasil menekan angka tawuran hingga 60 persen,” kata Victor.

Selain CETAR, Polres Tangsel juga mengembangkan Siskamling Terpadu berbasis Pam Swakarsa bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dengan pendampingan Bhabinkamtibmas dan petugas patroli.

Saat ini, tercatat 328 Siskamling Terpadu telah terbentuk di wilayah hukum Polres Tangsel.

Keberadaannya dinilai efektif dalam mencegah tawuran, membantu pengungkapan tindak pidana, serta menyelesaikan persoalan warga secara problem solving.