BeritaTrend.id|- Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempercepat pengendalian pelaksanaan program dan anggaran pada semester II 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan target kinerja nasional sebesar 98 persen dapat tercapai hingga akhir tahun.
Dalam evaluasi kinerja triwulan II yang digelar di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026, Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan meminta seluruh Kepala Kantor Wilayah BPN dan Kepala Kantor Pertanahan segera menyusun strategi teknis sebelum akhir Juli.
Menurutnya, setiap pimpinan daerah harus memahami target prioritas serta mengawal pelaksanaan program sesuai rencana.
Dalu menegaskan, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen penting dalam memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Evaluasi tidak hanya berfokus pada capaian, tetapi juga mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pengawasan internal.
Sementara itu, Inspektur Jenderal ATR/BPN Pudji Prasetijanto Hadi menyatakan pengawasan pada semester II akan difokuskan pada program strategis nasional, terutama Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Kedua program tersebut dinilai memiliki anggaran besar sehingga memerlukan pengawasan yang lebih ketat.
Ia juga meminta seluruh satuan kerja melakukan evaluasi rutin, bahkan setiap pekan, agar kendala pelaksanaan dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki.
Dengan evaluasi berkala, efektivitas program diharapkan meningkat sekaligus memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat pimpinan tinggi ATR/BPN, sementara Kepala Kanwil BPN Provinsi dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia mengikuti kegiatan secara daring.




