Daerah  

Kajari dan Aspidsus se-Sumut Dilatih Public Speaking, Jampidsus: Kinerja Harus Mampu Dijelaskan ke Publik

BeritaTrend.id|Medan – Jajaran Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sumatera Bagian Utara mengikuti pelatihan Public Speaking and Leadership Competency Enhancement yang digelar pada 1–4 Juli 2026 di Four Points by Sheraton Medan.

Pelatihan hasil kolaborasi Kejaksaan RI dengan Mandiri University itu dibuka langsung oleh Febrie Adriansyah.

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi publik sekaligus memperkuat kepemimpinan para pimpinan satuan kerja di lingkungan Kejaksaan.

Dalam arahannya, Febrie menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial menuntut aparat penegak hukum tidak hanya profesional dalam menangani perkara, tetapi juga mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat, transparan, dan bertanggung jawab.

“Kita harus mampu menjelaskan apa yang kita lakukan kepada publik. Komunikasi yang baik, berwibawa, dan dapat dipercaya adalah benteng agar kinerja kita tidak disalahartikan atau dimanfaatkan pihak lain,” ujar Febrie.

Salah satu peserta yang mengikuti pelatihan tersebut adalah Anthony Nainggolan.

Kehadirannya bersama para Kajari dan Aspidsus lainnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Kejaksaan, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

Selain Jampidsus, kegiatan juga dihadiri Plt Sekretaris Jampidsus Andi Herman, Direktur Pengendalian Operasi Tindak Pidana Khusus Syarifudin, Direktur Pelanggaran HAM Berat Nuzul Rahmat, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, serta jajaran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Wilayah Sumatera Utara.

Melalui pelatihan ini, Kejaksaan RI berharap para pimpinan di daerah semakin adaptif dalam menyampaikan kinerja institusi, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

(AT)*