BeritaTrend.id|- NTT — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan warga berjalan efektif.
Prabowo tiba di Labuan Bajo sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo.
Di wilayah tersebut, Presiden melihat kondisi masyarakat sekaligus memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah dan unsur terkait.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya mengatakan kunjungan Presiden ditujukan untuk memastikan koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur penanganan bencana berjalan optimal.
Sejumlah bantuan juga telah dikirim ke wilayah terdampak.
Pemerintah mencatat distribusi logistik hingga 24 Agustus 2026 mencakup sembako, makanan siap saji, air mineral, obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, hingga rumah sakit lapangan.
Layanan kesehatan darurat turut diperkuat melalui pengerahan fasilitas kesehatan, termasuk KRI Soeharso-990 yang disiapkan sebagai rumah sakit lapangan di Pelabuhan Reo, Manggarai, serta Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga di wilayah Manggarai Timur.
Dalam penanganan lanjutan, pemerintah juga menyiapkan dukungan finansial sebesar Rp200 miliar untuk NTT.
Dana tersebut dialokasikan Rp40 miliar untuk pemerintah provinsi dan masing-masing Rp20 miliar bagi delapan kabupaten terdampak di Flores.
Prabowo mengatakan dirinya sengaja tidak langsung datang pada awal bencana agar instansi terkait dapat lebih dahulu fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Pemerintah memastikan penanganan tidak berhenti pada masa tanggap darurat.
Tahap berikutnya akan diarahkan pada rehabilitasi dan rekonstruksi agar fasilitas publik, infrastruktur, serta kehidupan warga Flores dapat kembali pulih secara bertahap.




