Daerah  

Mobil Ditahan Resort, Polemik Rakernas AKPERSI Memanas

BeritaTrend.id|Tangerang — Polemik pasca Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) yang digelar pada 10 Desember 2025 di Lembah Resort Permai kian memanas.

Hingga kini, persoalan tunggakan biaya kegiatan belum juga terselesaikan, memicu konflik baru yang merugikan pihak lain.

Satu unit mobil milik Yudianto dilaporkan masih ditahan pihak resort sebagai jaminan atas sisa pembayaran kegiatan yang belum dilunasi oleh panitia.

Padahal, Yudianto mengaku tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kewajiban pembayaran tersebut.

Ia menyatakan telah berupaya menyelesaikan masalah secara persuasif dengan mendatangi pihak resort dan meminta pengembalian kendaraannya.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Saya sudah mencoba menyelesaikan secara baik-baik, tapi tidak ada kejelasan. Mobil saya tetap ditahan,” kata Yudianto.

Pihak Lembah Resort Permai beralasan penahanan kendaraan dilakukan karena masih adanya tunggakan dari pihak AKPERSI.

Manajemen resort meminta Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, segera menyelesaikan kewajiban pembayaran sebelum kendaraan dikembalikan.

Sikap tersebut menuai sorotan karena dinilai merugikan pemilik sah kendaraan yang tidak terlibat langsung dalam urusan keuangan kegiatan.

Yudianto pun mengaku tengah mempertimbangkan langkah hukum jika tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat.

“Kalau tidak ada itikad baik, saya akan bawa ke ranah hukum,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal AKPERSI, Budianto, mengakui adanya kendala komunikasi internal dengan Ketua Umum terkait persoalan ini.

Kondisi tersebut semakin memperumit upaya penyelesaian.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan organisasi berskala nasional yang seharusnya mengedepankan profesionalisme dalam pengelolaan kegiatan.

Sejumlah pihak mendesak agar persoalan segera diselesaikan tanpa merugikan pihak yang tidak berkepentingan.

(BAHRI GWI)*