BeritaTrend.id|– JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melantik ratusan pejabat pengawas dan pejabat fungsional dalam sebuah prosesi resmi di Aula Prona, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam pelantikan tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, , mengingatkan bahwa para pejabat yang dilantik memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Menurut Ossy, pejabat pengawas dan pejabat fungsional menjadi aktor utama dalam berbagai layanan teknis pertanahan, mulai dari pengukuran, pemetaan, peralihan hak atas tanah, hingga penetapan hak.
Ia menegaskan bahwa setiap layanan harus dijalankan secara akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Kualitas layanan pertanahan sangat bergantung pada kinerja pejabat teknis di lapangan. Mereka harus memastikan setiap proses berjalan dengan tepat dan transparan,” kata Ossy dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi harus mampu diterapkan secara efektif di lapangan.
Hal ini sejalan dengan upaya transformasi digital layanan pertanahan yang tengah didorong oleh Menteri ATR/Kepala BPN, .
Ossy menilai digitalisasi layanan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, inovasi teknologi tidak cukup hanya berhenti pada pengembangan aplikasi, melainkan harus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen ATR/BPN melantik 4 pejabat pengawas dan 176 pejabat fungsional dengan berbagai formasi jabatan, di antaranya Widyaiswara Ahli Madya, Asesor SDM Aparatur Ahli Madya, Analis SDM Aparatur Ahli Madya, hingga Penata Kadastral dan Pranata Komputer Ahli Pertama.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas teknis maupun administratif di sektor pertanahan.
Pada acara tersebut, Kepala Subbagian Perencanaan Program Tahunan, , mewakili para pejabat yang dilantik membacakan pakta integritas.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan.
Sementara itu, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, serta Kepala Pusat Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, , bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut.


