BeritaTrend.id|- TEBING TINGGI — Sebanyak 342 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya Tebing Tinggi resmi menyandang gelar sebagai wisudawan dan wisudawati.
Prosesi wisuda berlangsung di Aula Gedung Balai Kartini, Jalan Gunung Leuser, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sabtu, 26 September 2026.
Wisuda tersebut menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus memasuki tahap baru dalam kehidupan akademik maupun profesional.
Prosesi berlangsung khidmat. Satu per satu mahasiswa dipanggil ke hadapan untuk menerima tanda kelulusan sebagai bagian dari rangkaian acara wisuda STIE Bina Karya.
Sejumlah pejabat dan unsur civitas akademika turut hadir.
Di antaranya LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Subahan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi Muhammad Deni Saragih, Ketua STIE Bina Karya Prof. Dr. Mangasi Sinurat, S.E., M.Si., C.M.A., Ketua Yayasan Bina Karya Drs. Lukieto Cahyadi, para dosen dan tenaga pengajar, serta orang tua wisudawan.
Empat Program Pendidikan
Ketua STIE Bina Karya Prof. Dr. Mangasi Sinurat mengatakan wisuda kali ini merupakan wisuda ke-XXI STIE Bina Karya.
Menurut Mangasi, 342 mahasiswa yang diwisuda berasal dari sejumlah program pendidikan dan angkatan.
Mereka terdiri atas mahasiswa Pascasarjana Magister Manajemen Angkatan II, S1 Manajemen Angkatan XXI, Diploma Tiga Akuntansi Angkatan XXII, serta Bisnis Digital Angkatan II.
“Total keseluruhan 342 orang diwisuda hari ini untuk tahun akademik 2025-2026,” kata Mangasi saat ditemui di lokasi acara, Sabtu.
Ia mengatakan kelulusan tersebut diharapkan tidak menjadi akhir dari proses belajar para mahasiswa.
Para lulusan justru dituntut terus mengembangkan kemampuan, terutama di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.
Lulusan Diminta Beradaptasi dengan Teknologi
Mangasi berpesan agar para wisudawan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Menurut dia, kemajuan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja dan pola aktivitas manusia.
Ia mengingatkan agar para lulusan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menguasai dan mengembangkan teknologi tersebut.
“Tenaga manusia sudah banyak digantikan oleh mesin, tetapi kita yang harus menghidupkan mesinnya. Bukan berarti kita terlindas oleh mesin,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian bagi para lulusan yang akan memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Selain kepada para wisudawan, Mangasi juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua mahasiswa yang selama ini memberikan dukungan selama proses pendidikan.
Atas nama STIE Bina Karya, ia meminta para orang tua tetap memberikan dukungan moral kepada para alumni agar mereka terus memiliki semangat untuk menatap masa depan.
“Berikan dukungan moril kepada alumni kami supaya mereka tetap semangat untuk mencapai masa depannya ke arah yang lebih baik lagi,” kata Mangasi.
Wisuda Berlangsung Khidmat
Rangkaian wisuda STIE Bina Karya berlangsung aman dan lancar.
Suasana haru dan bahagia terlihat dari para wisudawan serta keluarga yang hadir.
Bagi para mahasiswa, prosesi tersebut menjadi penanda atas perjalanan akademik yang telah mereka lalui.
Sementara bagi orang tua, wisuda menjadi momentum untuk merayakan capaian pendidikan anak setelah menjalani proses perkuliahan di STIE Bina Karya.
Sebanyak 342 lulusan kini bersiap membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah ke tahap berikutnya, baik dalam dunia kerja, kewirausahaan maupun bidang profesional lainnya.



