BeritaTrend.id|- TANGERANG – Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (BPPKB) Banten menegaskan organisasinya tetap solid dan tidak mengalami dualisme kepengurusan sejak berdiri pada 1998.
Penegasan itu disampaikan dalam konsolidasi organisasi yang digelar di kawasan Melati Mas, Tangerang Selatan, Kamis (9/7/2026).
Dalam konferensi pers, Ketua Tim Hukum BPPKB Banten, Zainal Febriyanto SH, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memberikan kepastian kepada seluruh anggota dan masyarakat terkait polemik yang berkembang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Menurut Zainal, BPPKB Banten didirikan oleh Noer Indra Djaja SH bersama almarhum TB Dudung Sugriwa dan hingga kini tetap menjadi satu organisasi yang utuh.
Ia juga menegaskan semasa hidupnya, TB Dudung Sugriwa tidak pernah mendirikan organisasi lain selain BPPKB Banten yang berdiri pada 1998.
Terkait munculnya organisasi yang disebut memiliki kemiripan nama, logo, maupun atribut, tim hukum BPPKB Banten mengaku telah mengirimkan dua kali somasi.
Dari jawaban yang diterima, pihak tersebut disebut mengakui merupakan organisasi baru dan bukan bagian dari BPPKB Banten yang berdiri pada 1998.
Atas perkembangan itu, jajaran pengurus BPPKB Banten menyatakan tengah menyiapkan langkah hukum perdata sebagai upaya melindungi identitas, nama, serta marwah organisasi.
Melalui kesempatan tersebut, BPPKB Banten juga mengimbau seluruh kader di berbagai tingkatan agar tetap menjaga soliditas organisasi dan tidak terpengaruh oleh polemik yang berkembang.
Organisasi itu menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan serta pembangunan, khususnya di Provinsi Banten.
(BAHRI GWI)*




