Daerah  

SDN Margajaya 1 Bogor Gelar Khotmil Qur’an Ke-4, Lahirkan Hafidz Cilik hingga 5 Juz

BeritaTrend.id|Kota Bogor — SD Negeri Margajaya 1, Kecamatan Bogor Barat, kembali menunjukkan konsistensinya dalam membangun pendidikan berbasis religius melalui kegiatan Empat Kali Khotmil Qur’an dan Penghargaan Hafidz-Hafidzah 5 Juz Al-Qur’an Angkatan ke-4 Tahun 2026 M/1447 H.

Acara ini digelar di Aula Kementerian Agama Kota Bogor, Jumat (24/4).

Mengusung tema tentang doa untuk ketentraman, kemakmuran, dan keselamatan bangsa melalui keberkahan Al-Qur’an, kegiatan tersebut menjadi simbol penguatan karakter siswa sejak usia dini.

Kepala Subbagian Kemenag Kota Bogor, Ujang Supriyatna, menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi muda.

Ia juga mengingatkan orang tua agar memastikan keberlanjutan program tahfidz saat anak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Guru PAI, Ustaz Sugiarto Kasirin—alumni Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng—bersama Ibu Apipah Fauziah, telah membuktikan bahwa sekolah negeri mampu menghadirkan program keagamaan yang konsisten dan berdampak,” ujarnya.

Sugiarto Kasirin dikenal sebagai pencetus Program Baca Tulis Hafal Al-Qur’an (BTHQ) di sekolah tersebut, yang kini menjadi identitas utama SDN Margajaya 1 dalam membangun budaya literasi Al-Qur’an.

Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Bogor Barat, Edih Hambali, menilai pembelajaran Al-Qur’an sejak dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter siswa.

Kepala SDN Margajaya 1, Ahmad Sopian, menyebut BTHQ bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan agama yang kuat di lingkungan sekolah negeri.

Sementara itu, Kepala Seksi PAI Kemenag Kota Bogor, Muhammad Fadli, mengaku terharu melihat capaian para siswa yang berhasil menghafal hingga lima juz Al-Qur’an.

Sebanyak 46 siswa mengikuti kegiatan ini setelah lolos uji kompetensi tahfidz. Capaian hafalan mereka bervariasi dari 1 hingga 5 juz. Bahkan, pada 2024 lalu, terdapat siswa yang mampu menghafal hingga 10 juz.

Program ini terus menunjukkan tren peningkatan. Dari satu kali khotmil Qur’an pada angkatan pertama, kini berkembang menjadi empat kali pada angkatan keempat.

Secara total, SDN Margajaya 1 telah mencatat sepuluh kali khataman Al-Qur’an melalui program BTHQ.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ketua K3S Jaenudin, serta para orang tua siswa yang memberikan dukungan penuh terhadap program keagamaan tersebut.

(Kamiluddin)*