Ketua GWI Banten, Syamsul Bahri

๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™๐™ง๐™š๐™ฃ๐™™.๐™ž๐™™. – Tangerang โ€“ Syamsul Bahri bin Muhammad Husin bin Raja Patah Acehโ€”akrab disapa Bang Syamsulโ€”kembali menarik perhatian publik.

Tokoh kelahiran Aceh yang kini memimpin DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten, sekaligus Direktur Utama PT Media Gabungnya Wartawan Indonesia dan PT Bahri Sejahtera, dikenal luas berkat keramahan serta kepeduliannya pada insan pers dan masyarakat.

Komitmen Mengawal Pembangunan & Kegiatan Sosial

Setiap hari Bang Syamsul tak sekadar mengurus organisasi.

Baca Juga ini  Kejaksaan RI Mulai Audit Keuangan 2025

Ia rutin turun langsung memantau proyek pembangunan di wilayah Banten, memfasilitasi gotong-royong, serta menggagas bakti sosial bagi warga yang membutuhkan.

โ€œPers punya tugas moral memotret problem masyarakat dan sekaligus menjadi bagian dari solusinya,โ€ ujarnya.

Pesan Idul Adha: Teladani Kepatuhan Nabi Ibrahim AS

Dalam perbincangan dengan wartawan di kantornya, Jumat (6/6/2025), Syamsul menilai Idul Adha 1446 H/2025 M sebagai tonggak meningkatkan ketakwaan.

โ€œBarometer takwa adalah kesungguhan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Nabi Ibrahim AS rela mengorbankan putranya demi kepatuhan kepada Allah; semangat inilah yang perlu kita hayati saat berkurban,โ€ terang Bang Syamsul.

Baca Juga ini  Sungai-Sungai Palembang Sekarat, Sejarawan Desak Pemkot Tak Tutup Mata

Ia pun mengucapkan, โ€œSelamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 M. Semoga nilai-nilai pengorbanan meneguhkan langkah kita menuju kehidupan yang hakiki.โ€

Sosok Inspiratif bagi Jurnalis Banten

Para anggota GWI Banten menilai sosok Syamsul sebagai motor penggerak solidaritas.

Selain memperjuangkan kesejahteraan pekerja media, ia kerap memberi pelatihan jurnalistik gratis, mendorong kompetisi karya tulis, dan menyediakan beasiswa bagi wartawan muda berprestasi.

Baca Juga ini  Kapolres OKU Timur Tampil Dekat dengan Warga

Rencana ke Depan

Bang Syamsul menegaskan komitmennya memperluas jaringan GWI hingga pelosok desa, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal informasi pembangunan yang transparan dan akuntabel.

โ€œKami ingin memastikan pers hadir sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif,โ€ tegasnya.