Suyudi Ario Seto Tiba di Istana, Bersiap Dilantik Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit

BeritaTrend.id|- JAKARTA — Komjen Pol Suyudi Ario Seto tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kedatangannya berlangsung tak lama setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui dirinya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri.

Suyudi tiba sekitar pukul 13.29 WIB dengan mengenakan seragam lengkap Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sejumlah perwira polisi terlihat mengiringinya saat memasuki kawasan Istana.

Pengawalan berlangsung cukup ketat. Sejumlah personel berada di sisi depan, belakang, kanan, dan kiri Suyudi ketika mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu berjalan menuju gerbang Istana.

Suasana di sekitar kompleks kepresidenan sempat riuh ketika Suyudi tiba.

Awak media berupaya mendekat untuk meminta keterangan mengenai agenda pelantikannya.

Namun, jarak antara Suyudi dan wartawan dijaga oleh para pengawalnya. Suyudi tidak memberikan pernyataan panjang.

Ia hanya tersenyum sebelum melanjutkan langkah masuk ke dalam kompleks Istana.

DPR Setujui Suyudi Jadi Kapolri

Kedatangan Suyudi ke Istana berlangsung pada hari yang sama dengan keputusan DPR mengenai pergantian pucuk pimpinan Polri.

Dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027, DPR menyetujui pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Ketua DPR Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan terhadap pengangkatan Suyudi.

Persetujuan tersebut kemudian disahkan dengan ketukan palu.

Sebelumnya, Komisi III DPR telah menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Dengan keputusan paripurna tersebut, proses persetujuan di parlemen untuk pergantian Kapolri dari Listyo Sigit kepada Suyudi telah memperoleh persetujuan DPR.

Rapat paripurna juga menyetujui laporan Komisi III mengenai usul pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.

Pelantikan Menunggu Presiden

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyampaikan bahwa persiapan administrasi untuk pelantikan Suyudi sedang dilakukan.

“Insya Allah ini sedang dipersiapkan administrasinya,” kata Prasetyo kepada wartawan, Kamis.

Suyudi sebelumnya juga menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Kapolri setelah nantinya dilantik oleh Presiden.

Usai mendapat persetujuan DPR, Suyudi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, pimpinan DPR, serta Ketua Komisi III DPR.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan jajaran Bhayangkara atas dukungan yang diberikan.

“Suyudi mengatakan akan menjalankan amanah sebagai Kapolri dengan sebaik-baiknya,” demikian pernyataan yang disampaikan seusai proses persetujuan di DPR.

Dari Kepala BNN ke Pucuk Pimpinan Polri

Penunjukan Suyudi menjadi Kapolri menempatkannya di pucuk pimpinan institusi yang memiliki lebih dari sekadar tugas penegakan hukum.

Polri juga menghadapi berbagai agenda keamanan dan pelayanan masyarakat yang membutuhkan koordinasi di tingkat nasional.

Suyudi sebelumnya menjabat Kepala BNN sejak Agustus 2025.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri, termasuk pernah menjadi Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya.

Dalam uji kelayakan di DPR, Suyudi membawa visi “Polri Bersama Masyarakat”.

Kini, setelah DPR memberikan persetujuan, perhatian beralih ke Istana Kepresidenan.

Kedatangan Suyudi pada Kamis siang menjadi salah satu tahapan penting sebelum dirinya secara resmi menjalankan tugas sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut menandai dimulainya fase baru kepemimpinan Korps Bhayangkara di bawah Suyudi Ario Seto.