Tito Tarawih di Aceh Tamiang, Tegaskan Negara Hadir untuk Korban Bencana

BeritaTrend.id|Aceh Tamiang – melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 2026 bersama warga terdampak bencana di Masjid Darussalam, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis malam, 19 Februari 2026.

Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera itu sebelumnya berbuka puasa bersama warga, termasuk penghuni Hunian Sementara (Huntara) Danantara Aceh Tamiang.

Ia turut menunaikan salat Magrib dan Isya berjemaah di masjid tersebut.

Tito menyebut momentum Ramadan menjadi penguat solidaritas pemerintah dan masyarakat.

Ia mengaku sejak awal ingin hadir langsung di Aceh Tamiang, bahkan sebelum ditunjuk Presiden sebagai Ketua Satgas.

Menurut Tito, dari tiga provinsi terdampak dan 52 kabupaten/kota, Aceh Tamiang termasuk wilayah dengan dampak paling berat.

Karena itu, ia ingin memastikan kehadiran pemerintah pusat dirasakan langsung masyarakat.

“Kehadiran kami menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak meninggalkan warga yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pemulihan terus berjalan. Aktivitas pemerintahan mulai normal, distribusi bahan bakar minyak kembali lancar, dan pasar-pasar berangsur beroperasi.

Namun sejumlah persoalan masih menjadi prioritas, seperti penanganan pengungsi, percepatan pembersihan lumpur, dan penyediaan air bersih.

Pemerintah, kata Tito, telah menyiapkan bantuan stimulan bagi warga yang rumahnya terdampak.

Besarannya Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta bagi rumah rusak berat atau hilang.

Ia menekankan percepatan rehabilitasi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan dan kebersamaan masyarakat menjadi kunci pemulihan pascabencana di Sumatera.