BeritaTrend.id – Jakarta Kamis, 01/05/25. – Musim kelam Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2024/2025 belum berakhir.
Namun di balik suramnya performa domestik, asa masih menyala terang di panggung Eropa.
James Maddison, sang maestro lini tengah Spurs, angkat bicara dengan semangat juang tinggi: “Kami belum habis!”
Setelah mengakhiri musim lalu dengan finis kelima, ekspektasi mengiringi langkah Spurs di musim ini.
Tapi kenyataan jauh dari harapan. Dengan hanya mengoleksi 37 poin dari 35 laga, Spurs tercecer di posisi ke-16 klasemen sementara.
Ini bisa menjadi musim terburuk mereka sejak era Premier League dimulai.
Namun, di tengah luka, Tottenham masih punya obat penyembuh: Liga Europa.
Spurs melangkah hingga semifinal dan akan menghadapi Bodo/Glimt pada Jumat (1/5) dini hari WIB. Misi jelas: angkat trofi, akhiri puasa gelar 17 tahun, dan beri alasan bagi para pendukung untuk kembali tersenyum.
“Musim ini menyakitkan, bukan hanya buat fans, tapi juga buat kami para pemain. Kami tidak akan mencari alasan,” ujar Maddison kepada Sky Sports.
“Tapi kami ingin menebus semuanya. Liga mungkin mengecewakan, tapi Liga Europa masih bisa menjadikan musim ini luar biasa. Kami ingin menciptakan sesuatu yang spesial.”
Sejak menjuarai Piala Liga pada 2008, Spurs terus dihantui label nyaris tapi gagal.
Kini, Maddison dan kolega punya kans emas untuk menghapus stigma tersebut dan mencetak sejarah baru.
“Tottenham sudah terlalu lama puasa gelar. Kami sekarang di empat besar, dan kami merasa ini adalah kesempatan emas. Kami akan berikan segalanya,” tegasnya.
Tottenham terpuruk, tapi belum tenggelam.
Eropa jadi panggung pembuktian. Dan Maddison adalah suara harapan yang terus menyala.