BeritaTrend.id. – Labuhanbatu Utara – Krisis bahan bakar minyak (BBM) melanda warga Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Sudah lebih dari sepekan, pengisian BBM jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU 13.214.104 Desa Damuli Pekan tak berfungsi sebagaimana mestinya.
Petugas di lapangan hanya memberi jawaban seragam: “Minyak tidak masuk.”
Pantauan Berita Trend, Minggu, 22 Juni 2025, satu-satunya petugas jaga yang tampak di lokasi enggan menyebutkan identitasnya dan mengaku tidak mengetahui pasti kapan pasokan kembali tersedia.
“Gak usahlah, Pak, dicatat nama saya. Pertalite dan Pertamax kosong semua. Bisa jadi sebulan ini juga gak masuk. Saya juga gak tahu kenapa,” katanya singkat.
Ketika ditanya soal keberadaan manajer SPBU, petugas itu menjawab:
“Manager gak ada di sini, Pak. Dia lagi di luar.”
Kondisi tersebut membuat warga sekitar kecewa. Beberapa kendaraan yang datang memilih putar balik setelah mendapat penolakan.
SPBU yang sempat menjadi sorotan publik itu kembali dinilai tak profesional dalam pelayanan.
Rekam Jejak Kasus BBM Ilegal
SPBU Damuli Pekan bukan pemain baru dalam persoalan distribusi BBM.
Tahun lalu, pada 16 Maret 2023, SPBU ini sempat digerebek aparat Polsek Kualuh Hulu bersama warga.
Sebanyak 1.360 liter solar ilegal diamankan dari sebuah truk baby tank bernomor polisi BG 8789 UJ.
Diduga kuat, aktivitas itu berkaitan dengan praktik penimbunan dan penyaluran BBM ke pihak-pihak tidak sah.
Herman, anak pemilik SPBU yang disebut-sebut sebagai otak di balik operasi itu, hingga kini belum ditangkap.
Ia masih berstatus buron. Polisi belum memberi keterangan rinci mengenai kelanjutan kasus tersebut. Penanganan perkara ini dinilai kabur dan tanpa kejelasan.
Distribusi Tak Transparan, Dugaan Permainan BBM Muncul
Sejumlah warga menduga kelangkaan BBM di SPBU tersebut bukan semata karena keterlambatan distribusi.
Mereka mencium praktik pengalihan pasokan ke jalur lain, terutama ke pelaku industri atau pengecer ilegal dengan harga jual di atas eceran tertinggi.
“Susah percaya kalau kosong terus-terusan. Tapi herannya, BBM bisa muncul di lapak-lapak eceran,” ujar salah satu warga Damuli, yang meminta identitasnya disamarkan.
Pihak Pertamina Regional Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi atas kekosongan BBM di SPBU Damuli Pekan hingga berita ini diterbitkan.