BeritaTrend.id|– Pekanbaru — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025 dalam Press Release Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Aula Sasana H.M. Prasetyo, Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejati Riau, Selasa, 30 Desember 2025.
Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr. Sutikno, S.H., M.H., menyebut refleksi akhir tahun ini sebagai wujud akuntabilitas institusi dalam menjalankan amanah negara.
“Capaian kinerja 2025 menjadi fondasi untuk peningkatan kinerja yang lebih optimal pada 2026,” ujarnya.
Ratusan Miliar Diselamatkan
Sepanjang 2025, Kejati Riau mencatat kinerja signifikan terutama dalam penyelamatan dan pemulihan keuangan negara.
Melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), nilai penyelamatan dan pemulihan keuangan negara mencapai Rp 88,15 miliar.
Sementara Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) berhasil memulihkan kerugian negara senilai Rp 16,84 miliar dari penanganan perkara korupsi.
Di bidang Pemulihan Aset, total 3.398 unit barang rampasan berhasil diselesaikan melalui lelang dan mekanisme lain dengan kontribusi PNBP Rp 8,76 miliar.
Penanganan Perkara dan Pengamanan Pembangunan
Bidang Pidana Umum (Pidum) menyelesaikan 432 perkara dari 522 SPDP yang diterima, serta menerapkan pendekatan restorative justice terhadap 40 perkara.
Sementara Bidang Intelijen mengamankan 120 proyek strategis dengan nilai anggaran mencapai Rp 739,45 miliar, serta berhasil menangkap 8 buronan (DPO) sepanjang tahun.
Kejati Riau juga aktif dalam edukasi hukum melalui penyuluhan dan penerangan hukum kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kejahatan.
SDM dan Pengawasan
Dari sisi internal, Kejati Riau memiliki 288 pegawai yang terdiri dari jaksa dan non-jaksa.
Sepanjang tahun, puluhan pegawai mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas penanganan perkara.
Di bidang Pengawasan, tercatat 20 laporan pengaduan masyarakat, dengan satu kasus terbukti melanggar dan berujung sanksi disiplin.
Menuju 2026
Dr. Sutikno menegaskan, capaian 2025 menjadi pijakan untuk memperkuat penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik. “Tahun depan, kinerja akan terus ditingkatkan,” kata dia.


