BeritaTrend.id. – JAKARTA – Saksi kunci kasus suap pergantian antar waktu (PAW) DPR RI Harun Masiku, Saeful Bahri, mengungkap fakta mengejutkan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2025).
Ia mengaku diberi misi oleh PDI Perjuangan untuk membujuk Riezky Aprilia agar mundur dan digantikan Harun. Namun, bujukan tersebut gagal.
Riezky menolak dan meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sendiri yang memintanya langsung jika ingin ia mundur. “Dia bilang, ‘kalau Ibu Mega yang minta langsung, baru saya mundur’,” ujar Saeful.
Tak hanya itu, Saeful juga menyebut Harun Masiku dekat dengan eks Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, bahkan menyapanya “Opa”.
Ia mengaku Harun pernah mengirim foto dari ruangan Hatta Ali bersama Hasto Kristiyanto dan Djan Faridz.
Lebih lanjut, Saeful mengaku selalu melaporkan setiap langkah pengurusan PAW, termasuk penyerahan uang suap kepada Hasto.
Ia menyampaikan bahwa Harun Masiku menyerahkan uang Rp 850 juta dalam koper pada 23 Desember 2019.
“Izin lapor Mas, hari ini Pak Harun geser delapan setengah,” tulis Saeful ke Hasto via WhatsApp.
Namun, Hasto dan kuasa hukumnya Febri Diansyah membantah tudingan itu.
Mereka menyebut tak ada arahan atau perintah untuk menggunakan dana dalam pengurusan PAW Harun Masiku.