PWI Banten Dukung Kongres Persatuan Agustus 2025

BeritaTrend.id. – Banten – Dukungan penuh diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten terhadap pelaksanaan Kongres Persatuan PWI yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2025 mendatang.

Agenda ini dinilai sebagai momentum penting untuk menyelesaikan dinamika internal yang terjadi di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, menyampaikan komitmennya dalam rapat pleno yang digelar di Kantor PWI Banten, Sabtu (14/6/2025).

“Kami dari PWI Banten mendukung penuh pelaksanaan Kongres Persatuan yang akan digelar Agustus nanti. Ini langkah tepat untuk menyatukan kembali PWI secara nasional,” ujar Rian Nopandra yang akrab disapa Opan.

Apresiasi untuk Zulmansyah dan Hendry CH Bangun

Rian mengapresiasi kesepakatan antara dua tokoh sentral PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang dan Hendry CH Bangun, yang bersedia duduk bersama dengan difasilitasi Dewan Pers untuk menyelenggarakan kongres ini.

Menurutnya, kondisi stagnan di PWI daerah menjadi alasan kuat mengapa Kongres Persatuan sangat dibutuhkan.

“Bang Zul dan Bang Hendry sudah mengambil langkah bijak,” tambah Opan.

Ia pun menekankan agar pelaksanaan kongres tetap mengacu pada Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI. Rian berharap.

Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang telah dibentuk bisa bekerja secara profesional dan berpegang teguh pada aturan organisasi.

Dukungan dari PWI Cilegon dan Pengurus Daerah

Hal senada disampaikan Ketua PWI Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, yang menyatakan kesiapannya mendukung Kongres Persatuan demi kebaikan organisasi.

“Kami ikut mendukung penuh arahan Ketua PWI Banten. Kongres ini adalah solusi terbaik yang ditunggu oleh semua pihak,” kata Fauzi.

Kabupaten Serang, Cilegon, Lebak, Kota Tangerang, Tangsel, Kabupaten Tangerang, dan Pandeglang.

Kongres ini pun diharapkan menjadi tonggak penyatuan kembali seluruh elemen PWI secara nasional, membawa angin segar dan memperkuat eksistensi organisasi di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.