Pudji Prasetijanto Raih Gelar Alumni Kehormatan KAPTI

BeritaTrend.id. – Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, resmi menyandang gelar Alumni Kehormatan dari Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) dalam sebuah acara pengukuhan yang digelar pada Jumat, 20 Juni 2025 di Jakarta.

Bagi Pudji, penyematan status alumni kehormatan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk penghormatan yang membawa semangat baru dalam menjalankan pengabdian di kementerian yang membidangi urusan agraria dan pertanahan tersebut.

“Saya merasa terhormat dan bersyukur atas kepercayaan ini. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga energi baru untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Kementerian ATR/BPN,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Pengurus Pusat KAPTI-Agraria periode 2025–2028.

Prosesi pengukuhan Pudji ditandai dengan pemakaian jas almamater khas KAPTI-Agraria dan penyerahan Kartu Tanda Alumni Kehormatan.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan dukungan nyata Pudji dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia agraria di Indonesia.

Di hadapan jajaran pengurus baru KAPTI-Agraria, Pudji menegaskan pentingnya menjadikan arahan Menteri ATR/BPN sebagai pedoman utama dalam menyusun program kerja organisasi.

“Sebagaimana disampaikan Pak Menteri, pengurus harus hadir melayani hingga ke akar rumput dan mampu melahirkan inovasi. Jadikan itu sebagai pondasi dalam berorganisasi,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, serta jajaran pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan ATR/BPN.

Hadir pula Ketua Umum KAPTI-Agraria Sri Pranoto, Ketua Dewan Pembina Andi Tenrisau, dan pengurus lainnya.

Dengan bergabungnya Pudji Prasetijanto sebagai alumni kehormatan, diharapkan akan mempererat sinergi antara Kementerian ATR/BPN dan komunitas alumni agraria dalam membangun sistem pertanahan nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing.