π½ππ§ππ©πππ§ππ£π.ππ. – Asahan β Dampak dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, mulai merambah ke daerah.
Kini, sorotan publik mengarah ke kinerja Dinas PUPR Asahan, menyusul dugaan kerugian negara dari beberapa proyek jalan dan jembatan tahun anggaran 2023.
Tiga paket proyek jalan yang bersumber dari APBD Asahan 2023 dengan total anggaran Rp11.294.299.593 kini menjadi sorotan.
Investigasi sejumlah pihak menemukan indikasi penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp754.260.489.
Kerugian tersebut terdiri dari kekurangan volume pekerjaan senilai Rp166,4 juta dan ketidaksesuaian mutu serta spesifikasi senilai Rp587,7 juta.
Tiga Proyek yang Disorot
Ketiga proyek tersebut antara lain:
- Peningkatan Jalan Simpang Desa Persatuan – Kp. Manurung, Kecamatan Pulu Raja (Ruas 103) yang dikerjakan oleh PT BCA dengan nilai kontrak Rp6.907.056.503.
- Peningkatan Badan Jalan Ledong Barat – Aek Bangi, Kecamatan Aek Ledong (Ruas 078) oleh CV PL senilai Rp1.427.197.370.
- Pemeliharaan Rutin Jalan di wilayah Asahan yang digarap oleh CV PC dengan anggaran Rp2.960.045.720.
Temuan hasil uji laboratorium menyebutkan adanya ketidaksesuaian teknis dan kelebihan bayar yang berpotensi merugikan keuangan daerah.
Lembaga Sidik Perkara Asahan Siap Tempuh Jalur Hukum
Menanggapi temuan ini, Sekretaris Umum Lembaga Sidik Perkara Asahan, Syahrijal Naibaho, menyatakan pihaknya telah membahas kasus ini dalam rapat internal.
Mereka akan membawa kasus ini ke ranah hukum.
βKekurangan volume pekerjaan senilai Rp166 juta lebih akan kami laporkan ke Inspektorat. Sedangkan kerugian akibat mutu yang tidak sesuai spesifikasi sebesar lebih dari Rp500 juta akan kami laporkan ke APH (Aparat Penegak Hukum), karena sudah mengarah pada dugaan perbuatan curang,β ujar Syahrijal, Senin (8/7/2025).
Ia juga menyebut pasal yang akan digunakan yakni Pasal 7 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.
Kadis PUPR Asahan Masih Bungkam
Tim media berusaha mengonfirmasi temuan ini kepada Kepala Dinas PUPR Asahan, Agus Jaka Putra Ginting, melalui pesan WhatsApp pada Selasa (8/7/2025).
Meski pesan terbaca (centang biru), hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Investigasi Lapangan: Kondisi Jalan Terlihat Kurang Rapi
Tim media kembali melakukan pengecekan lapangan di ruas Jalan Ledong Timur β Aek Bangi pada Sabtu (12/7/2025).
Secara umum, kondisi jalan tampak masih layak, namun sisi kiri dan kanan aspal dengan perekat semen terlihat kurang rapi dan terlalu rendah, yang bisa menimbulkan potensi kerusakan lebih cepat.