BeritaTrend.id. – Bandar Lampung Minggu, 04 Mei 2025 — Konflik internal di tubuh Universitas Malahayati kembali menjadi sorotan setelah mencuatnya nama dr. Listiawati, yang disebut sebagai istri ketiga dari pendiri kampus tersebut, Rusli Bintang.
Perseteruan ini tak hanya menyangkut urusan pribadi, tetapi juga menyeret aspek legal dan kepemilikan yayasan pendidikan.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, konflik bermula sejak Elly Rumengan—yang dikenal sebagai istri kedua Rusli Bintang—mengetahui pernikahan sang pengusaha dengan seorang dokter muda bernama dr. Listiawati.
Dokter cantik ini merupakan lulusan Universitas Malahayati tahun 2017, yang disebut-sebut mendapat dukungan penuh secara finansial dari Rusli sejak masa kuliah.
dr. Listiawati dikabarkan mendapat hadiah rumah mewah di kawasan elit Harapan Indah, Bekasi, yang disebut sebagai “istana”.
Namanya juga dikaitkan dengan proyek besar pembangunan Universitas Kartamulya Purwakarta yang menghabiskan dana ratusan miliar rupiah, meski beredar pula spekulasi bahwa kampus tersebut justru dibangun untuk istri keempat Rusli.
Ketegangan semakin memuncak ketika Elly Rumengan disebut menerbitkan akta notaris Nomor 243 tertanggal 17 Januari 2025, yang menggugurkan nama Rosnati Syech—istri sah pertama Rusli Bintang—dari posisi Pembina Yayasan Altek, yayasan yang menaungi Universitas Malahayati.
Akta ini kini tengah digugat oleh pihak Rosnati.
Rosnati Syech mengklaim tidak pernah mengundurkan diri dari posisi pembina sejak tahun 2007, dan menilai perubahan tersebut cacat hukum.
“Ini bentuk kesewenang-wenangan yang mencederai hukum yayasan,” ujar Rosnati dalam pernyataan terpisah.
Tak hanya Universitas Malahayati, Elly Rumengan diketahui menguasai kampus IKI Jakarta yang berdiri megah di Mall Kelapa Gading, dan Universitas Batam (UNIBA), yang sebelumnya bernama Universitas Abulyatama Batam.
Dugaan pengambilalihan paksa ini memunculkan sorotan publik terhadap dominasi istri siri dalam pengelolaan aset pendidikan milik keluarga.
Sejumlah pihak menilai tindakan Elly dan anaknya sebagai upaya sistematis menggusur Rosnati Syech dan enam anaknya dari yayasan, yang dianggap tidak sah secara hukum dan etika.
Padahal, Rosnati dan anak-anaknya telah berjuang sejak awal merintis Universitas Malahayati bersama Rusli Bintang.
Ironisnya, publik juga diingatkan kembali pada pernyataan Rusli Bintang yang menyebut bahwa kampus Malahayati diperuntukkan bagi publik Lampung dan anak yatim, namun kenyataannya terjadi perebutan kepemilikan secara tertutup oleh istri-istri siri dan keluarganya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Rusli Bintang, Elly Rumengan, maupun dr. Listiawati.


