Penduduk Indonesia Tembus 288,3 Juta Jiwa di Akhir 2025

BeritaTrend.id|JAKARTA — Jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa hingga 31 Desember 2025.

Angka ini bertambah sekitar 1,6 juta orang dibandingkan data semester I 2025 yang dirilis pada 30 Juni.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, mengatakan kenaikan tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk yang masih berlangsung stabil.

“Dibandingkan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” kata Teguh saat Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II 2025 di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri, jumlah penduduk laki-laki mencapai 145.498.082 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 142.816.997 jiwa.

Dengan demikian, komposisi penduduk Indonesia masih didominasi laki-laki.

Dari sisi persebaran wilayah, Pulau Jawa masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar, yakni 55,81 persen dari total populasi nasional.

Posisi kedua ditempati Pulau Sumatera dengan porsi 21,88 persen.

Sementara berdasarkan agama, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dengan persentase 87,15 persen.

Disusul Kristen 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Data Dukcapil juga menunjukkan status perkawinan masyarakat.

Sebanyak 131 juta penduduk tercatat belum menikah, 137 juta sudah menikah, 5 juta cerai hidup, dan sekitar 14 juta cerai mati.

Selain itu, jumlah penduduk usia produktif 15–64 tahun mencapai sekitar 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total populasi.

Menurut Teguh, kondisi ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan bonus demografi hingga sekitar 2030.

Pemerintah merilis data kependudukan setiap semester sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Data ini menjadi dasar berbagai kebijakan dan layanan publik di Indonesia.