Pemda Kendalikan Inflasi Pangan Jelang Ramadan 2026

BeritaTrend.id|JAKARTA – Pemerintah daerah dinilai mampu mengendalikan inflasi komponen harga pangan bergejolak menjelang Ramadan 2026.

Meski demikian, meminta seluruh kepala daerah tidak lengah dan tetap menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan hingga Hari Raya Idulfitri.

Sekretaris Jenderal Kemendagri, , menegaskan pengendalian inflasi harus dipertahankan sampai Lebaran.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2026 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Tomsi, kepala daerah perlu responsif terhadap gejolak harga di wilayah masing-masing.

Ia mendorong pemantauan langsung ke pasar serta mengadopsi strategi pengendalian dari daerah lain yang dinilai berhasil.

“Kita pertahankan sampai dengan hari raya Idulfitri,” ujarnya.

Selain itu, ia memperingatkan distributor yang memainkan harga bahan pokok secara tidak wajar.

Pemerintah daerah diminta bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku, termasuk pencabutan izin usaha jika terbukti melakukan pelanggaran.

Kemendagri juga mengapresiasi kinerja kementerian, lembaga, dan Pemda karena mayoritas harga komoditas utama masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

Dibandingkan Ramadan 2025, harga pangan tahun ini disebut lebih terkendali dan terjangkau.

Rapat koordinasi tersebut turut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, baik secara langsung maupun virtual, termasuk perwakilan Badan Pusat Statistik, TNI-Polri, Perum Bulog, hingga pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Pemerintah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang di tengah kondisi ekonomi yang terus dipantau.