BeritaTrend.id|– Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) harus menjadi prioritas serius pemerintah daerah.
Menurut dia, keberhasilan eliminasi TBC sangat ditentukan oleh komitmen kepala daerah dalam mengintegrasikan program penanggulangan ke dalam perencanaan dan anggaran.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di kantor , Jakarta, Senin (6/4/2026).
Wiyagus menekankan, TBC bukan sekadar persoalan kesehatan. Penyakit ini berdampak luas terhadap produktivitas, kemiskinan, hingga kualitas sumber daya manusia.
“Jika tidak ditangani serius, TBC bisa menghambat pembangunan nasional,” ujarnya.
Ia merujuk pada sebagai dasar hukum percepatan eliminasi TBC.
Regulasi tersebut, kata dia, memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret, mulai dari penguatan program hingga alokasi anggaran.
Indonesia sendiri masih menempati posisi kedua dunia dengan jumlah kasus TBC tertinggi.
Karena itu, Wiyagus mendorong kolaborasi lintas sektor agar penanganan berjalan lebih masif dan terkoordinasi.
Dalam forum yang sama, Wakil Menteri Kesehatan serta perwakilan turut hadir, menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menekan angka kasus.


