BeritaTrend.id. – Labuhanbatu Utara, – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Utara secara resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Labuhanbatu.
Penandatanganan ini berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025, di Rantau Prapat.
Acara yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor BPN Labuhanbatu ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor BPN, Khalid Abdillah Handoyo, SH, beserta jajarannya.
Dari pihak PCNU Labura, hadir Ketua H. Ahmad Bukhori didampingi Rois Syuriah Tuan Guru Khalifah Syamsuddin Hasibuan, serta tujuh pengurus inti dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU.
Suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti kegiatan yang diawali dengan silaturahmi antara dua lembaga ini.
“Pertemuan ini mudah-mudahan menjadi langkah awal yang baik bagi kita semua. Tadi kami sempat berdiskusi cukup mendalam. Apalagi saat ini Menteri ATR/BPN, Pak Nusron Wahid, berasal dari NU, tentu akan membawa spirit kebangkitan dan kolaborasi,” ujar Kakan BPN, Khalid Abdillah Handoyo.
Ia menambahkan, penting bagi lembaga negara untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, sinergi dengan organisasi keagamaan seperti NU dapat memperkuat peran edukatif BPN dalam memberi pemahaman tentang pertanahan secara luas.
“Kami menyambut baik inisiatif dari PCNU, terutama dengan adanya struktur organisasi yang lengkap hingga ke divisi-divisinya. Jika dibutuhkan sosialisasi atau bimbingan teknis, kami siap hadir langsung di Labura,” lanjut Khalid.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Labura, H. Ahmad Bukhori, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan hangat dari pihak BPN.
Ia menyatakan komitmen PCNU untuk bekerja profesional dan berharap adanya pendampingan dalam pelaksanaan program ke depan.
“Kami menyadari masih banyak keterbatasan di lapangan. Karena itu, kami sangat membutuhkan bimbingan agar seluruh program berjalan sesuai harapan,” ungkap Bukhori.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan program melalui tayangan infokus, sesi tanya jawab interaktif, dan ditutup dengan makan bersama.
Doa penutup dipimpin langsung oleh Tuan Guru Khalifah Syamsuddin Hasibuan.