PalmCo Rawat 14 Ribu Hektare Hutan, Jadi Rumah Gajah hingga Harimau Sumatera

BeritaTrend.id.| Jakarta – PTPN IV PalmCo, subholding dari PTPN III (Persero), mengelola lebih dari 14 ribu hektare kawasan bernilai konservasi tinggi atau High Conservation Value (HCV) yang tersebar di 96 titik di Sumatera dan Kalimantan.

Langkah ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di tengah kegiatan perkebunan kelapa sawit.

Kawasan tersebut menjadi habitat penting berbagai satwa langka dan terancam punah, seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, primata endemik, serta beragam jenis tumbuhan khas.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menegaskan, perlindungan keanekaragaman hayati adalah bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.

“Keanekaragaman hayati yang terjaga adalah prasyarat keberlanjutan produktivitas perkebunan. Dengan prinsip No Deforestation, Peat, and Exploitation sejak dua dekade lalu, komitmen PalmCo sudah jelas dalam menjaga kawasan bernilai konservasi tinggi,” kata Jatmiko, Senin (11/8/2025).

PalmCo menerapkan pendekatan High Conservation Value–High Carbon Stock (HCV-HCS) yang diakui secara global, dengan penilaian, pemantauan, dan pelaporan berkala.

Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli internal dan eksternal untuk memastikan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi.

Upaya perlindungan dilakukan melalui patroli rutin, pencegahan perambahan, mitigasi ancaman perburuan liar, hingga edukasi kepada masyarakat sekitar.

Khusus di daerah sungai dan sumber air, PalmCo menjaga sempadan sungai dari penggunaan bahan kimia, melakukan rehabilitasi lahan dengan menanam vegetasi pakan satwa, serta menggelar pelatihan dan sosialisasi berkelanjutan.

Tidak hanya masyarakat, karyawan PalmCo juga dibekali pengetahuan tentang spesies langka serta pentingnya mencegah perburuan dan perdagangan ilegal.

“Kawasan konservasi bukan ruang mati, melainkan ruang hidup dengan nilai ekologis dan sosial. Apa yang kami jaga hari ini adalah warisan ekologis berharga bagi generasi mendatang,” tutup Jatmiko.