Nusron Rotasi Pejabat, Bidik Moral Hazard

BeritaTrend.id|Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Kamis (22/1/2026), di Aula Prona Kementerian ATR/BPN.

Pelantikan dipimpin langsung Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi untuk mencegah pejabat terjebak dalam zona nyaman serta meminimalkan potensi penyimpangan.

Baca artikel ini menarik  Kejati Kepri Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025

Menurut Nusron, rotasi jabatan dilakukan secara berkala maksimal dua tahun sekali sebagai bagian dari mekanisme tour of duty.

“Tujuannya agar tidak muncul rasa kebal jabatan, tidak tersentuh, dan mencegah terjadinya moral hazard,” ujarnya.

Ia menilai, pola rotasi dan promosi yang sistematis menjadi praktik umum di berbagai institusi pelayanan publik seperti pajak, bea cukai, kepolisian, dan kejaksaan.

Baca artikel ini menarik  Kejati Kepri dan Bank Mandiri Teken Kerja Sama Hukum

Skema tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas, pengalaman, serta kualitas layanan aparatur sipil negara.

Dalam pelantikan ini, tiga pejabat JPT Pratama resmi menduduki jabatan baru.

Wartomo dilantik sebagai Inspektur Bidang Investigasi, Muhammad Rizal sebagai Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang, serta Budi Kristiyana sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan.

Rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan Pakta Integritas serta penandatanganan berita acara sumpah jabatan yang diwakili Wartomo.

Baca artikel ini menarik  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Wajibkan 20% Lahan HGU dan HGB

Hadir sebagai saksi, Sesditjen PHPT Sudaryanto dan Sesitjen Sutaryono.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, bersama jajaran pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.