BeritaTrend.id. – Kendari Kamis, 29 Mei 2025 – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengajak seluruh kepala daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk membangun sinergi mewujudkan sistem administrasi pertanahan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Dalam Rapat Koordinasi Pertanahan dan Penataan Ruang bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sultra yang berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Rabu (28/5),
Nusron menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan empat klaster sistem pertanahan: land tenure (penguasaan tanah), land value (nilai tanah), land use (penggunaan tanah), dan land development (pengembangan tanah).
“Program ini tidak bisa berjalan tanpa kerja sama yang erat, khususnya dengan Pemda. Kolaborasi menjadi kunci agar sistem pertanahan yang kita bangun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nusron.
Sinergi Program Reforma Agraria dan Tata Ruang
“Kepala daerah memiliki peran sentral sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) secara ex-officio. Karena itu, penting adanya koordinasi yang jelas dan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kementerian ATR/BPN berperan menetapkan objek tanah dalam program Reforma Agraria, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab menentukan subjek penerima manfaat.
“Yang tahu siapa yang layak mendapatkan manfaat dari program ini adalah kepala daerah. Maka, perlu adanya kolaborasi untuk validasi data dan penetapan penerima yang tepat,” tambah Nusron.
Penyerahan Sertifikat Aset dan Wakaf
Dalam kesempatan itu, Nusron juga menyerahkan 76 sertifikat tanah milik pemerintah daerah, terdiri dari 5 sertifikat untuk aset Pemerintah Provinsi Sultra dan 71 sertifikat untuk kabupaten/kota se-Sultra.
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan hukum terhadap aset keagamaan dan sosial masyarakat.
Diskusi Strategis Pertanahan dan Tata Ruang di Sultra
Acara yang berlangsung di Ruang Pola Bahteramas itu juga menjadi ajang diskusi berbagai isu strategis di sektor pertanahan dan tata ruang di Sulawesi Tenggara. Hadir dalam acara ini antara lain:
- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra
- Dirjen Tata Ruang, Suyus Windayana
- Staf Khusus Menteri, Muda Saleh
- Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka
- Para bupati dan wali kota se-Sultra
Dengan keterlibatan semua pemangku kepentingan, Nusron berharap transformasi sistem pertanahan dan tata ruang di Indonesia dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.