BeritaTrend.id.| –Jakarta – Nama Budi Arie Setiadi kembali menjadi sorotan publik. Mantan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UKM, disinggung dalam pusaran kasus judi online.
Ia bahkan menyebut dirinya “dikhianati” oleh mantan anak buahnya, meskipun dalam persidangan, namanya muncul sebagai pihak yang disebut bertanggung jawab.
Dikenal dekat dengan lingkaran Presiden Jokowi dan disapa “Muni” oleh rekan Aktivis 98, Budi Arie tak lepas dari kontroversi.
Sejumlah pernyataannya saat masih menjabat Menkomdigi, hingga kinerjanya di Kementerian Koperasi, menuai kritik tajam.
Berikut beberapa kontroversi yang sempat menyedot perhatian publik:
1. Duta Judi Online & Artis
Saat menjabat Menkomdigi, Budi Arie sempat membuat pernyataan soal artis yang menjadi duta judi online.
Pernyataannya dikritik keras, terlebih setelah kasus Wulan Guritno mencuat.
Ia kemudian mengklarifikasi dan justru mendorong para artis untuk menjadi duta anti judi online.
2. Usulan Pajak Judi Online
Salah satu pernyataan kontroversial lainnya adalah ide agar judi online dikenakan pajak.
Menurutnya, hal ini agar aktivitasnya bisa terpantau dan memberi pemasukan ke negara.
Pernyataan ini dinilai bertolak belakang dengan semangat pemberantasan judol yang digaungkan pemerintah.
3. Pernyataan Soal Perempuan
Budi Arie juga menuai sorotan usai menyebut bahwa perempuan lebih kejam dari laki-laki, terkait kasus istri polisi yang membakar suaminya gara-gara uang keluarga habis untuk judi online.
Pernyataan ini dianggap tidak sensitif dan memicu polemik di tengah publik.
4. Fufufafa & Gibran
Saat ditanya soal akun misterius “Fufufafa”, ia mengaku tidak tahu-menahu dan menegaskan bahwa akun tersebut bukan milik Gibran Rakabuming Raka.
Padahal, akun ini sempat viral dan dikaitkan dengan isu politik tertentu.
5. Situs Judol Lindungan Orang Dalam
Fakta mencengangkan terungkap saat ditemukan lebih dari 1.000 situs judi online yang terlindungi oleh oknum di Kementerian Komdigi.
Budi Arie menyatakan tidak mengetahui aktivitas bawahannya tersebut, yang makin menambah tanda tanya atas pengawasannya sebagai menteri kala itu.
Kini di Kemenkop, Budi Arie Dinilai Belum Tunjukkan Kapasitas
Setelah berpindah ke Kementerian Koperasi, kinerja Budi Arie dinilai belum menunjukkan gebrakan nyata.
Program Koperasi Merah Putih dinilai tergesa-gesa dan belum menyentuh akar persoalan masyarakat, khususnya di tengah maraknya PHK massal dan daya beli masyarakat yang terus menurun.
Seruan untuk Presiden Prabowo
Di tengah cita-cita besar Presiden Prabowo untuk membangun ekonomi rakyat, banyak kalangan menilai perlunya evaluasi terhadap menteri-menteri yang tidak loyal atau minim kontribusi.
Istilah “matahari kembar” mulai mencuat, menyinggung menteri-menteri yang lebih loyal ke pemerintahan sebelumnya.
Sudah saatnya, Presiden Prabowo menata ulang kabinet dan menunjuk sosok-sosok yang benar-benar loyal dan bekerja nyata untuk kepentingan rakyat Indonesia.