BeritaTrend.id.|– Tangerang – SMK Negeri 03 Kabupaten Tangerang angkat bicara soal temuan makanan bergizi (MBG) yang basi dan tak layak konsumsi, yang sebelumnya dikeluhkan oleh sejumlah siswa dan orang tua.
Pihak sekolah mengaku prihatin dan langsung melakukan pengecekan ke dapur penyedia makanan yang dikelola oleh Yayasan Al Rahim Al Insani.
“Kami sangat prihatin dengan laporan makanan MBG yang basi dan tidak layak konsumsi. Hari ini, Senin (6/10), saya langsung cek dan memang benar ada sebagian makanan yang basi. Kami sudah kembalikan ke dapur penyedia,” ujar perwakilan SMKN 03 Kabupaten Tangerang, Senin (6/10/2025).

Sekolah menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak penyedia untuk memastikan makanan yang disajikan kepada siswa memenuhi standar gizi dan kebersihan.
“Kami akan berkoordinasi dengan penyedia makanan MBG agar kualitasnya terjaga. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tua atas ketidaknyamanan ini,” lanjut pihak sekolah.
Pihak SMKN 03 juga mengimbau kepada siswa dan wali murid agar tidak segan melaporkan jika menemukan makanan yang tidak layak konsumsi di kemudian hari.
Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh pihak sekolah.
Di tempat yang sama, Mugiri, selaku Ketua Prabos Nusantara DPP Provinsi Banten, menegaskan akan terus memantau pelaksanaan program makanan bergizi di sekolah-sekolah agar kasus serupa tidak terulang.
“Kami akan terus mengawal dan memonitor program MBG. Jangan sampai kejadian seperti di SMKN 03 ini terulang,” ujar Mugiri.
Sementara itu, pihak dapur MBG Yayasan Al Rahim Al Insani yang berlokasi di Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, hingga kini belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait laporan tersebut.


