Dukungan dan Harapan dari Kampus
Dr. Nur Izzah, dosen pembimbing KKL, menyebut pengalaman lapangan ini sebagai kesempatan emas bagi para mahasiswi untuk menerapkan ilmu kampus secara langsung.
“Ada hal-hal yang tidak mereka temui di ruang kuliah, tapi justru mereka temukan di tengah masyarakat. Ini pengalaman spiritual dan sosial yang sangat berharga,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan harapan agar IIQ Jakarta kembali menempatkan mahasiswi di Jurtim tahun depan.
“Pak Lurah bahkan berharap bisa kembali memimpin kegiatan ini. Kami akan rekomendasikan ini ke LPKM IIQ,” ujarnya.

Suara Mahasiswi: Semangat dan Syukur
Ketua tim KKL, Rizqi Amelia, menyampaikan kesan mendalam selama menjalani program di Jurtim.
“Kami merasakan semangat luar biasa dari masyarakat. Dari Senin hingga Sabtu, kegiatan pengajian selalu hidup. Ini membuktikan berkah Al-Qur’an yang kami bawa terasa diterima di sini,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini tak hanya meninggalkan manfaat, tapi juga kenangan manis yang akan terus membekas.
“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari Jurtim. Semoga kehadiran kami membawa kebaikan yang terus berlanjut,” tutupnya.


