Daerah  

Mahasiswi IIQ Gaungkan Al-Qur’an dan Lingkungan di Tangsel

Tangsel, BeritaTrend.id. – Lurah Jurangmangu Timur, H. Ahmad Gozali, SHI, menyambut hangat kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

Dalam keterangannya kepada media, ia menyebutkan bahwa pihak kelurahan hanya memfasilitasi, sementara aksi nyata datang dari para mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat.

“Selama ini mereka hanya belajar teori, sekarang saatnya melihat realitas sosial di lapangan. Kita bantu kolaborasikan program mereka dengan kegiatan yang sudah berjalan di kelurahan, seperti pengajian bulanan dan sunatan massal yang akan diikuti 60 peserta,” ujar Ahmad Gozali, Rabu (25/6).

Lebih jauh, ia berharap kehadiran mahasiswa bukan sekadar pelengkap kegiatan, tetapi menjadi bagian dari perubahan sosial di lingkungan sekitar.

“Mereka berasal dari masyarakat, dan nantinya juga akan kembali ke masyarakat. Di situlah letak nilai hakiki pengabdian,” tambahnya.

Tema KKL: Al-Qur’an, Perempuan, dan Konservasi Lingkungan

Sementara itu, Dr. Nur Izzah, MA, selaku dosen pembimbing KKL, menjelaskan bahwa pemilihan tema Al-Qur’an, Perempuan, dan Konservasi Lingkungan bukan tanpa alasan. “IIQ itu identik dengan Al-Qur’an.

Ikonnya adalah Al-Qur’an, dan seluruh mahasiswa S1 kami adalah perempuan. Maka, kami ingin membawa semangat itu ke masyarakat,” jelasnya.

Dalam konteks global, isu konservasi juga menjadi sangat penting. “Ekosistem harus dijaga. Kalau bukan dari kita, siapa lagi yang peduli pada lingkungan demi generasi mendatang?” tegas Nur Izzah.

Ia menambahkan bahwa melalui KKL, IIQ Jakarta berkomitmen mencetak sarjana muslimah yang tak hanya paham agama, tapi juga aktif dalam perubahan sosial dan pelestarian lingkungan.

“Al-Qur’an bisa menjadi landasan untuk membangun dunia yang lebih adil dan berkelanjutan,” ucapnya.

Mahasiswi IIQ: Ingin Tinggalkan Jejak Positif di Tengah Masyarakat

Di tempat berbeda, Rizqi Amelia, Ketua Kelompok Mahasiswa IIQ dalam kegiatan KKL ini, turut menyampaikan pandangannya.

Ia menegaskan bahwa tema yang diusung adalah cerminan identitas kampus. “Kami adalah penghafal Al-Qur’an, kami perempuan, dan kami peduli lingkungan.

Tiga unsur itu menjadi motivasi utama kami dalam menjalankan KKL ini,” katanya.

Amelia berharap kehadiran mereka di Jurangmangu Timur bisa memberi dampak positif.

“Semoga kami bisa memberikan manfaat, meninggalkan kenangan yang baik, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat,” tutupnya.