BeritaTrend.id.| – Labura –
Sosok IP, pria berjenggot dengan tubuh gempal, kini jadi perbincangan hangat di Labuhanbatu Utara (Labura). Berpenampilan religius dengan gamis dan gaya layaknya ustaz, IP justru dituding sebagai bandar besar narkoba di Kecamatan Kualuh Hilir.
IP disebut lihai menyamarkan bisnis haramnya di balik topeng agama. Meski dua orang anak buahnya, AS dan DS, sudah ditangkap polisi, sang bandar justru masih bebas berkeliaran.
“IP ini kebal hukum. Anak buahnya ditangkap, tapi dia tetap melenggang santai. Padahal bukti dan pengakuan jelas mengarah ke dia,” ujar Ketua LSM LP-KPK Labura, Bangkit Hasibuan, Selasa (26/8/2025).
Menurut Bangkit, AS mengaku berutang Rp6 juta ke IP, sementara DS menyebut barang sabu yang ia edarkan juga berasal dari IP.
Polisi bahkan mengamankan 13 bungkus sabu dari keduanya. Namun, hingga kini IP belum tersentuh hukum.
LSM Surati Polres
Geram dengan situasi tersebut, LSM LP-KPK telah melayangkan surat resmi ke Polres Labuhanbatu.
Mereka mendesak agar bandar besar yang merusak generasi muda ini segera ditangkap.
“Kalau cuma anak buahnya ditangkap, itu tidak menyelesaikan masalah. Bandar besarnya harus ditindak, jangan ada kesan tebang pilih,” tegas Bangkit.
Polisi Minta Waktu
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Iwan Mashuri, saat dikonfirmasi menyebut pihaknya tetap memproses kasus ini.
“Kami akan tindak lanjuti. Personel memang berkurang, tapi sabar ya, kasus ini tetap kita proses,” kata AKP Iwan kepada wartawan.
Warga Tunggu Aksi Tegas
Masyarakat pesisir Kualuh Hilir kini menanti langkah tegas aparat kepolisian.
Apalagi jaringan narkoba lain yang dikendalikan seorang bernama TH di Teluk Binjai juga disebut masih bebas beroperasi.
Kasus ini sekaligus jadi ujian kinerja Polres Labuhanbatu dalam membuktikan komitmen pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu.