Labura Geger! Beko Masuk Hutan Dikawal Polisi

BeritaTrend.id.|Labura – Warga Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) geger setelah dua unit alat berat (beko) diduga masuk ke kawasan hutan yang diklaim oleh mantan jenderal bernama Robert Aritonang.

Kedatangan alat berat yang dikawal puluhan aparat polisi pada Jumat (26/9/2025) itu membuat masyarakat lokal resah.

Tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) III, yang seharusnya menjadi garda terdepan menjaga kelestarian kawasan hutan, dinilai sejumlah kalangan kurang tegas menghadapi aksi tersebut.

Apalagi, beko sudah lebih dulu beroperasi sebelum adanya tindakan pencegahan nyata.

Namun keresahan warga sedikit terobati setelah tim KPH III turun ke lokasi pada Senin (29/9/2025).

Empat personel KPH hadir bersama Kepala Desa Sei Apung, Sudarto Tamba, dan tokoh masyarakat Hulam Dolok Saribu.

Kami minta agar pihak kehutanan segera memasang plang resmi di areal itu, atau jika perlu disita langsung oleh Satgas PKH,” tegas Dolok Saribu mewakili masyarakat.

Meski begitu, sejumlah petani setempat berharap kedatangan tim KPH III tidak hanya sebatas mengambil data, titik koordinat, atau pulbaket (pengumpulan bahan keterangan).

Mereka khawatir kehadiran tim hanya untuk meredam emosi warga tanpa ada tindak lanjut nyata.

Kepala KPH III Kisaran, Djonner Pasaribu, ketika dikonfirmasi, menyebutkan pihaknya memang sudah turun ke lokasi.

“Tim KPH datang untuk mengambil data, pulbaket, serta titik koordinat guna dilakukan pengecekan lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Situasi ini pun memunculkan asumsi negatif di kalangan warga, lantaran sikap KPH III dianggap belum tegas menghadapi klaim sepihak dari mantan jenderal tersebut.

Penulis: SOFYAN