BeritaTrend.id. – Jakarta, — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diinisiasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Program ini menjadi salah satu langkah strategis menuju terciptanya Indonesia Sehat dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan komitmen Kemendagri dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Program PKG Sekolah yang digelar di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (3/7/25).
Ia menyebut program ini menjadi bagian integral dari kebijakan nasional yang merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Program ini didasarkan pada data kependudukan yang valid. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaksanaan PKG tepat sasaran, khususnya di lingkungan satuan pendidikan,” kata Ribka.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kemendagri telah menjalin nota kesepahaman serta menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah guna mempercepat pelaksanaan PKG.
Menurutnya, bidang kesehatan dan pendidikan merupakan urusan konkuren yang menjadi tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan daerah.
Ribka juga menyoroti pentingnya peran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam menyediakan data akurat terkait peserta didik dan penduduk yang menjadi sasaran PKG.
“Dukcapil berperan vital dalam menyediakan basis data yang mendukung pemeriksaan kesehatan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa PKG merupakan bagian dari program quick win Presiden Prabowo.
Fokus utamanya adalah menjaga kesehatan masyarakat melalui deteksi dini agar tidak jatuh sakit.
“Ini adalah program pemeriksaan kesehatan terbesar yang pernah dilakukan pemerintah, karena menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Budi.
Ia menambahkan, sejak dimulai Februari 2025 melalui Puskesmas, PKG akan diperluas ke sektor pendidikan, mencakup lebih dari 52 juta peserta didik di seluruh Indonesia.
“Kita ingin mendeteksi lebih awal. Kalau ditemukan gangguan kesehatan, bisa langsung ditangani sebelum menjadi sakit,” jelasnya.