Daerah  

Kelurahan Jurtim Masuk 7 Besar Lomba Toga, Camat Pondok Aren: Ini Bukan Sekadar Lomba!

BeritaTrend.id. – Tangsel – Kelurahan Jurangmangu Timur (Jurtim), Kecamatan Pondok Aren berhasil masuk dalam 7 besar finalis lomba TOGA (Tanaman Obat Keluarga) se-Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini disambut meriah oleh warga, kader PKK, hingga tokoh masyarakat setempat pada Kamis (31/7/2025) pukul 09.00 WIB.

Camat Pondok Aren, H. Hendra mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan lomba ini yang dihadiri langsung oleh tim penilai dari PKK Kota Tangsel yang dipimpin oleh Ibu Hj. Tiny Indrayanti, istri Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga masyarakat terus digalakkan untuk memanfaatkan tanaman obat sebagai solusi alternatif kesehatan,” ujar Hendra.

 

Lurah Jurtim, H. Ahmad Gozali S.Hi MH menambahkan bahwa konsistensi adalah kunci.

Pembangunan green house dan sarana TOGA di wilayahnya sudah dilakukan hampir dua tahun dan bukan karena lomba semata.

“Kami hanya siapkan prasarana, tapi kaderlah yang merawat. Ini bukan sulap, bukan Pi Mang, tapi kenyataan,” ungkap Gozali sambil tersenyum.

Perwakilan Dinas Kesehatan Tangsel, Lilis, juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan TOGA yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap kader harus memiliki rumah binaan agar pemanfaatan TOGA bisa menyentuh langsung masyarakat.

“Toga bukan sekadar lomba, tapi harus ada dampaknya. Harus ada laporan, perkembangan, dan pemanfaatan langsung di rumah-rumah warga,” jelasnya.

Sementara itu, Ibu Wali Kota Tangsel, Hj. Tiny Indrayanti menyebut penyambutan di Jurtim sebagai salah satu yang terbaik.

Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar mencari juara, tapi memotivasi masyarakat menjaga warisan budaya berupa tanaman obat.

“Ini soal melestarikan warisan nenek moyang. Anak-anak juga harus kenal TOGA, bukan cuma main HP terus,” tuturnya.

Menariknya, kegiatan ini juga didukung oleh mahasiswa KKN dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

M. Zul Fadli, mahasiswa Hukum Tata Negara, menyampaikan dukungan penuh terhadap program lingkungan dan pendidikan yang tengah dijalankan di Jurtim.

“Kami kolaborasi dengan kelurahan untuk bantu pendidikan ngaji, lingkungan, hingga kawasan kumuh,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan mahasiswi Fatra Saula Kamila. Ia berharap kehadiran mereka membawa manfaat nyata bagi warga, khususnya anak-anak.