BeritaTrend.id|– Tangsel — Sebuah gudang yang diduga menyimpan bahan kimia pestisida terbakar hebat di kawasan industri Taman Tekno, Blok K 3 Nomor 37, Tangerang Selatan, pada Senin pagi (9/2/2026).
Kebakaran besar tersebut memicu respons cepat petugas dengan mengerahkan belasan unit mobil pemadam kebakaran.
Hingga siang hari, api dilaporkan belum sepenuhnya dapat dipadamkan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 04.30 WIB.

Petugas segera menuju lokasi dan mendapati api sudah membesar serta mengeluarkan asap tebal.
“Api mulai diketahui sekitar pukul 04.30 WIB. Saat tim tiba, kondisi api sudah cukup besar. Hingga pukul 12.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung,” kata Omay saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Omay, upaya pemadaman menghadapi tantangan serius karena bangunan tersebut diduga menyimpan bahan kimia pestisida yang mudah bereaksi.
Situasi ini membuat petugas tidak bisa menggunakan metode pemadaman standar berbasis air.
“Berdasarkan pengalaman penanganan kebakaran bahan kimia, air justru bisa memperparah reaksi. Karena itu petugas menggunakan pasir sebagai metode pengendalian api,” ujarnya.
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengisolasi titik api dan mencegah perambatan ke bangunan lain di kawasan industri tersebut.
Petugas juga menerapkan prosedur keselamatan tambahan mengingat potensi paparan zat kimia berbahaya.
Meski kebakaran berlangsung cukup lama dan menimbulkan kerusakan signifikan, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran susulan.
Aparat juga membatasi akses ke area sekitar lokasi guna menjaga keselamatan warga dan pekerja di kawasan industri.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar penyimpanan bahan kimia berbahaya di area industri, termasuk sistem mitigasi kebakaran yang memadai untuk mencegah risiko lebih besar.
(FAISOL.S.Ag)*


