BeritaTrend.id|– CIPUTAT — Pemerintah Kota Tangerang Selatan mempercepat penguatan kapasitas dan inovasi layanan kesehatan melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, dalam agenda monitoring dan evaluasi pelaksanaan BLUD semester II tahun 2025.
Dalam forum yang digelar di Puspemkot Tangsel, Bambang menyebut capaian kinerja layanan kesehatan sudah menunjukkan hasil positif.
Meski begitu, sejumlah aspek dinilai masih perlu pembenahan, terutama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, akurasi laporan keuangan, serta penguatan tim pendukung di setiap unit layanan.
“Perubahan layanan kesehatan sangat cepat. Kita harus terbuka dan jujur melihat kondisi yang ada agar bisa beradaptasi,” ujar Bambang.
Ia mendorong perangkat daerah memperkuat kapasitas internal melalui pelatihan mandiri atau in-house training.
Strategi ini dinilai penting untuk membangun kemandirian organisasi tanpa bergantung pada pihak luar.
Selain itu, Bambang menyoroti perlunya diversifikasi pendapatan layanan kesehatan.
Ketergantungan pada pembiayaan BPJS Kesehatan perlu diimbangi dengan pengembangan layanan bernilai tambah, tetap dalam koridor regulasi.
Menurut dia, karakter masyarakat Tangerang Selatan yang adaptif terhadap perubahan harus diimbangi dengan layanan publik yang responsif dan inovatif.
Karena itu, ruang diskusi terbuka di lingkungan kerja perlu diperluas, terutama bagi tenaga kesehatan muda untuk menyampaikan gagasan segar.
“Berikan ruang bagi generasi muda untuk berinovasi. Dari sana akan muncul solusi baru bagi pelayanan,” katanya.
Di akhir arahannya, Bambang mengapresiasi kinerja seluruh jajaran dan menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan.
(FAISOL.S.Ag)*


