BeritaTrend.id|– CIPUTAT — Pemerintah Kota kembali menegaskan arah pembangunan tahun 2027 dengan menempatkan sektor infrastruktur sebagai prioritas utama.
Wali Kota menyebut, fokus tersebut tetap berjalan beriringan dengan penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
Pernyataan itu disampaikan usai pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026).
“Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas di 2027,” ujar Benyamin.
Ia menjelaskan, cakupan pembangunan infrastruktur ke depan tidak hanya terbatas pada proyek fisik, tetapi juga menyentuh persoalan mendasar perkotaan.
Mulai dari pengelolaan sampah, perbaikan jalan dan jembatan, hingga pembenahan sistem drainase akan diperkuat secara menyeluruh.
Menurut Benyamin, isu sampah menjadi salah satu perhatian serius.
Penanganannya akan diperbaiki dari hulu hingga hilir, termasuk peran masyarakat dalam pengelolaan awal dan sistem distribusi pengangkutan.
Selain itu, penanganan banjir juga menjadi fokus melalui optimalisasi infrastruktur pendukung seperti sungai, jalan, dan saluran air.
Di luar infrastruktur, Pemkot Tangsel tetap menempatkan sektor kesehatan dan pendidikan sebagai pilar utama peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tak hanya itu, transformasi digital juga mulai didorong melalui pengembangan aplikasi “Tangsel One”.
Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan layanan publik dalam satu sistem, sekaligus membuka ruang aspirasi masyarakat secara langsung.
Namun demikian, Benyamin mengakui implementasi digitalisasi pemerintahan menghadapi tantangan, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia agar tetap efisien tanpa membebani anggaran.
Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan regulasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, agar lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah yang terus berkembang.
“Pemerintah daerah harus fleksibel menjawab kebutuhan masyarakat, tapi tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku,” katanya.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Tangsel menargetkan perencanaan pembangunan yang lebih responsif dan terukur, terutama dalam menghadapi laju urbanisasi serta pertumbuhan penduduk yang kian pesat.
(FAISOL.S.Ag)*


