BeritaTrend.id|– OKU Timur — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menandai Hari Jadi ke-22 melalui Rapat Paripurna ke-16 DPRD, Senin, 19 Januari 2026.
Mengangkat tema Melangkah Bersama, Maju Lebih Cepat dalam Bingkai Kemuliaan, sidang dibuka Ketua DPRD Hermanto.
Peringatan berlangsung dalam nuansa keprihatinan menyusul banjir besar awal Januari yang merendam sejumlah kecamatan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan apresiasi atas capaian OKU Timur selama dua dekade terakhir, sekaligus meminta percepatan penyelesaian dan rehabilitasi infrastruktur pada 2026.
Menurut Deru, prioritas utama harus diarahkan pada jalan dan jembatan penghubung demi menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian masyarakat.
Bupati OKU Timur Lanosin menyebut hari jadi sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial setelah ribuan warga terdampak luapan Sungai Muara Balak, Macak, dan Rengas pada 8 Januari lalu.
Banjir menggenangi rumah, merusak lahan pertanian, serta menghambat akses transportasi.
Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat mempercepat pemulihan pascabencana melalui gotong royong nyata.
Pemerintah daerah juga menyampaikan komitmen memperbaiki pelayanan publik dan meminta maaf atas berbagai keterbatasan selama pembangunan.
Dalam rapat tersebut, Gubernur meresmikan tiga jembatan strategis: Jembatan Gantung Negeri Sakti (Cempaka), Jembatan Jatimulya II (Madang Suku II), dan Jembatan Sukajaya–Sukamaju (Buay Madang Timur).
Infrastruktur baru ini diharapkan memperkuat konektivitas dan mempercepat kebangkitan ekonomi warga.
Rangkaian peringatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar OKU Timur semakin tangguh menghadapi tantangan pembangunan.


